Selasa , 12 Desember 2017

UNIK: Beberapa layangan unik yang tampil pada perlombaan layang-layang kemarin.

BENGKULU – Memeriahkan Karnaval Batik Besurek Internasional yang di gelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, kemarin (5/12) di gelar Lomba Layang-layang di kawasan Sport Centre Pantai Panjang. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut cukup menarik perhatian masyarakat dan pengunjung Pantai Panjang yang langsung ikut menyaksikan jalannya lomba.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Yayan Alfian, mengatakan akan menjadikan lomba layang-layang menjadi agenda rutin yang akan digelar disetiap event Pemkot Bengkulu. “InsyaAllah lomba layang-layang ini akan menjadi agenda rutin disetiap event besar Pemkot dengan melibatkan seluruh komunitas,” ujarnya.

Ditambahkannya, animo masyarakat Kota Bengkulu mengikuti lomba layang-layang cukup besar. Terlihat dari jumlah peserta yang ikut mendaftar mencapai 60 peserta. Peserta lomba merupakan komunitas dan pecinta layang-layang yang berasal dari sembilan kecamatan yang ada di Kota Bengkulu. “Respon Masyarakat Kota Bengkulu cukup besar. Ke depan kita harapkan kegiatan ini akan lebih meriah lagi dengan peserta yang lebih banyak sehingga bisa menjadi daya tarik wisata di Kota Bengkulu,” Tutur Yayan.

Salah satu komunitas peserta lomba, Salazar Tim yang berasal dari Kelurahan Kebun Keling, menurunkan sebanyak 5 jenis layang-layang dalam lomba itu. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan lomba layang-layang ini. Semoga ke depan akan menjadi agenda rutin sehingga komunitas dan pecinta layang-layang di Kota Bengkulu akan bangkit kembali sehingga akan menjadi event yang besar di Kota Bengkulu,” Sampai Andi, anggota Salazar Tim.

Sementara itu, sebagai juri,  panitia  mendatangkan juri dari Federasi Olaraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Bengkulu. Sesuai aturan, kriteria penilaian yang menjadi patokan Dewan Juri yakni penilaian fisik, keunikan, kerapian dan keserasihan warna. Sedangkan untuk penilaian ketika layang-layang terbang  yang menjadi penilaian Dewan Juri meliputi Kekompakan tim, tegak tali layang-layang dan keindahan saat terbang.

“Ada dua kategori penilaian yang menjadi patokan kami sebagai juri yakni penilaian fisik dan penilaian disaat layang-layang terbang dengan waktu yang diberikan selama 10 menit,” Ujar dewan juri, Ahmad Ahyan.(cw1).

Baca Juga ...

Bengkulu, Kota Peduli HAM

BENGKULU – Segudang prestasi kembali diraih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) di era kepemimpinan Walikota, H. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *