Selasa , 12 Desember 2017
Home / BENGKULU SELATAN / Gagal Dianggarkan, Warga Siap Ambil Alih

Gagal Dianggarkan, Warga Siap Ambil Alih

LAPANGAN KELUTUM: Lapangan yang menjadi ikon masyarakat Pino Raya, akan dipertahankan oleh masyarakat agar jangan sampai dilepas ke pihak swasta.

PINO RAYA – Warga Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) siap mengambil alih untuk pembebasan Lapangan Kelutum ikon Pino Raya di Desa Pasar Pino. Melalui forum yang sudah dibentuk masyarakat Pino Raya, Forum Masyarakat Cinta Lapangan Kelutum, warga akan menghimpun anggaran untuk membeli lahan dari ahli waris.

Ketua Forum Masyarakat Cinta Lapangan Kelutum Pino Raya, Tahirudin mengatakan, forum ini dibentuk menindaklanjuti adanya keinginan ahli waris untuk menjual lapangan yang sudah menjadi ikon masyarakat Pino Raya. Ada 2 pilihan diberikan ahli waris, menjual ke Pemkab BS sehingga lapangan Kelutum termasuk lahan yang di atasnya sudah berdiri bangunan pemerintah  resmi menjadi milik daerah, atau menjualnya ke pihak swasta. Untuk mengantisipasi lapangan tersebut dijual ke swasta, maka masyarakat Pino Raya membentuk forum sebagai wadah untuk mempertahankan agar lapangan tersebut tidak lepas ke pihak swasta.

“Kalau kata orang tua dulu, lapangan itu sudah dihibahkan tapi secara lisan tidak ada tertulis. Lapangan ini sudah menjadi ikon masyarakat Pino Raya, kebanggaan kita. Karena itu kita akan mempertahankannya, jangan sampai lepas ke swasta,” beber Tahirudin.

Saat ini, sambung Tahirudin, pihaknya masih mempersiapkan legalitas forum. Melalui forum ini nantinya akan dihimpun dana untuk membeli lapangan Kelutum dari ahli waris. Dirinya optimis penggalangan dana pembebasan lapangan kelutum bisa terwujud. Namun untuk antisipasi jika anggaran terkumpul tidak sesuai keinginan ahli waris sehingga terkendala dana untuk mencegah lapangan dilepas kepihak swasta, solusi lain akan dipilih forum yaitu dengan mempertahankan lapangan melalui jalur hukum.

“Kalau pemerintah tidak jadi menganggarkan membeli lapangan, kita tentu kecewa. Seharusnya Pemkab bisa membantu setengah, kalau tidak bisa penuh. Tapi mudah-mudahan anggaran yang kita kumpulkan nanti cukup, jadi tidak perlu bersengketa sampai ke pengadilan,” kata Tahirudin. (key)

Baca Juga ...

Bupati Sidak RSHD, Temukan Atap Bocor

KOTA MANNA – Bupati Bengkulu Selatan (BS), H. Dirwan Mahmud, SH melakukan inspeksi mendadak (sidak) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *