Selasa , 12 Desember 2017
Home / BERITA UTAMA / Diguncang Gempa 5,0 SR, 233 Bangunan Rusak

Diguncang Gempa 5,0 SR, 233 Bangunan Rusak

AMBRUK : Dinding Pos Kehutanan di Desa Tabeak Blau, Kecamatan Lebong Atas yang ambruk diguncang gempa dini hari kemarin (6/12).

LEBONG ATAS – Tak henti-hentinya Lebong dilanda bencana. Setelah diterjang banjir Kamis (23/11) yang menyebabkan 7 kecamatan terendam, kemarin (6/12) Lebong diguncang gempa berkekuatan 5,0 Skala Richter (SR). Gempa yang datang pukul 03.44 WIB itu berpusat episenter 3,18 LS dan 102,11 BT. Tepatnya berlokasi di darat, 12 kilometer barat daya Muara Aman pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa terjadi akibat aktivitas zona sesar Sumatera pada segmen Ketahun. Akibatnya, 233 bangunan yang ada pusat gempa, yakni di Kecamatan Lebong Atas dan Kecamatan Pelabai mengalami rusak. Baik kerusakan parah, sedang, maupun ringan. ”Di antara kerusakan yang sudah terdata oleh kami, 17 bangunan sekolah dan 200an rumah warga,” kata Kapolres Lebong, AKBP. Andree Ghama Putra, SH, S.IK melalui Kapolsek Lebong Atas, Ipda. Kuat Santosa, SH kepada RB.

Termasuk bangunan Masjid Agung Sultan Abdullah di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai, juga mengalami kerusakan. Selain dinding yang retak, beberapa batu granit yang didatangkan langsung dari Tiongkok yang melapisi dinding masjid ikonnya Lebong itu terlepas sehingga hancur berantakan. Namun polisi masih mengklasifikasikan tingkat kerusakan.

Hingga tadi malam, baru terdata 1 bangunan yang hampir ambruk total. Yakni bangunan Pos Kehutanan di Desa Tabeak Blau, Kecamatan Lebong Atas. Selebihnya, 12 bangunan SD, 4 bangunan SMP dan 1 bangunan SMA yang ada di Kecamatan Lebong Atas dan Kecamatan Pelabai dalam kondisi ringan dan sedang. ”Termasuk gedung Bina Praja yang berada di komplek kantor Bupati Lebong juga mengalami kerusakan pada bagian plafon bangunan yang ambruk sebagian,” terang Kuat.

Gempa juga menyebabkan 2 warga Kecamatan Lebong Atas menderita luka ringan akibat terkena serpihan bangunan yang runtuh. Belum terdata adanya korban jiwa maupun luka berat. Pantauan RB, kekuatan gempa tak hanya dirasakan masyarakat Kabupaten Lebong. Namun ikut dirasakan warga kabupaten tetangga. Seperti Rejang Lebong, Bengkulu Utara hingga ke Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Fakhrurrozi, S.Sos, M.Si mengaku pihaknya masih mendata kerusakan. Data sementara yang berhasil dikumpulkannya dari laporan pihak desa, kerusakan terjadi di 7 desa. Yakni 6 desa di Kecamatan Lebong Atas dan 1 kelurahan di Kecamatan Plabai. ”Petugas kami juga masih turun ke lapangan untuk menjemput data kerusakan yang dialami masyarakat,” ujar Fakhrurrozi.

Untuk total kerusakan, lanjutnya, akan direkap menyusul secara keseluruhan. Itu menyusul adanya beberapa kecamatan lain yang belum menyampaikan data kerusakan. Atas bencana itu, pihaknya telah mendistribusikan 9 tenda darurat kepada masyarakat. ”Enam tenda dibagikan kepada warga di Kecamatan Lebong Atas dan tiga tenda diserahkan melalui pihak Kecamatan Lebong Atas,” tutup Fakhrurrozi. (sca)

Baca Juga ...

Mendagri Restui Mutasi

BENGKULU – Rencana  Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Dr. drh. H Rohidin Mersyah, MMA melakukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *