Selasa , 12 Desember 2017
Home / BERITA UTAMA / Saksi Wilson Tahu Vonis Sebelum Dibacakan Hakim

Saksi Wilson Tahu Vonis Sebelum Dibacakan Hakim

Wilson, terpidana kasus SPJ Fiktif DP2KA

BENGKULU– Sidang perkara suap Hakim Suryana kembali digelar, Kamis (7/12) di Pengadilan Negeri Tipikor Bengkulu. Duduk di meja terdakwa Hakim Suryana, Hendra Kurniawan (Panitera Pengganti) dan Syuhadatul Islami (Kakak Kandung Wilson). Ada 4 saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu, Wilson (Terpidana SPJ Fiktif) DP2KA, Dahniar (Panitera Perkara Wilson), Zubaidah (Panitera) dan Suhermi (Mama angkat Wilson).

Kesaksian Wilson membuat ruang sidang jadi menarik. Ketua Tim JPU, Fitroh Rohcahyanto didampingi Ronal, Irman membuka bukti-bukti rekaman, dimana Wilson berkomunikasi dengan saksi Suhermi dan terdakwa Syuhadatul Islami, menanyakan masalah vonis yang ditetapkan majelis. Hasil komunikasi Wilson yang berada dalam Rutan Malabero ini menggambarkan Wilson tahu semua perkembangan sidang di luar rutan.
Komunikasi Wilson yang pertama dengan Syuhadatul Islami tanggal 16 Juni. Dalam komunikasi dengan barang bukti rekaman hasil sadapan KPK, terungkap jika Wilson bertanya kepada kakaknya itu soal vonis. Oleh kakaknya belum ada informasi, karena masih menunggu jawaban dari Mama Suhermi, dan Suhermi tunggu kedatangan si Gendut Ag “pengacara”.

Dalam percakapan, Wilson juga menanyakan si Mama Mimi, Suhermi. Bahkan Wilson menegaskan kembali ke kakaknya Syuhadatul Islami, agar diselesaikan dan jangan ditunda-tunda. Fitroh bertanya kembali kepada Wilson, suara dalam percakapan itu suara siapa?, Wilson?,” tanya Fitroh.

Dijawab Wilson. “Iya suara saya pak,” ujarnya.

Setelah itu, Wilson juga berkomunikasi dengan Suhermi, saat dia di dalam rutan. Wilson menelpon Suhermi alias Mimi, selain menanyakan kabar, Wilson juga tanya apa cerita?, yang dijawab Suhermi cerita, ha, tadi sudah pergi tadi sudah dianukan satu. Respon Wilson Ha.. kata Suhermi lagi dipastikan 1. Tanggapan Wilson, Alhamdulillah hirabbilla alamin, berkat doa-doa kita dak?.

Atas percakapan itu, JPU Ronal minta penegasan kepada Wilson, maksud jawaban Suhermi sudah dianukan satu itu apa?. Wilson menjawab, jika pemahamannya maksud satu itu adalah 1 tahun,” kata Wilson.

Terus kata Wilson, dari Suhermi, dia juga mengetahui vonis sebelum dibaca hakim. “Kata Suhermi, dia sudah lihat draf vonis perkara saya 1 tahun dari anggota majelis hakim Adhok Henny Anggraini,” papar Wilson.

Usai sidang JPU Fitroh menyatakan jika dari saksi memberikan fakta, uang Rp 125 juta suap untuk perkara Wilson. “Kan sudah jelas tadi. Uang itu hasil Jual Mobil digunakan untuk meringankan perkara Wilson. Ada beberapa bukti obrolan, memang ada bukti dimana saksi Suhermi, nelpon Wilson langsung soal vonis. Dalam komunikasi itu, Suhermi meyakinkan Wilson jika vonis sudah ditetapkan 1 tahun,” demikian Fitroh.
Sebelumnya, pada 14 Agustus lalu Pengadilan Tipikor Bengkulu memvonis Wilson SE, 1 tahun 3 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsidair 1 bulan kurungan atas perkara korupsi anggaran rutin di BPKAD Kota Bengkulu. Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK 6 September terkait dengan perkara SPJ Fiktif di DPPKA Kota Bengkulu dengan terdakwa Wilson.(rif)

Baca Juga ...

Mendagri Restui Mutasi

BENGKULU – Rencana  Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Dr. drh. H Rohidin Mersyah, MMA melakukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *