Home / BERITA UTAMA / Incar Brankas Gudang Tirta Kencana, Perampok Sekap Satpam

Incar Brankas Gudang Tirta Kencana, Perampok Sekap Satpam

DIBOBOL : Suasana Gudang Cat Tirta Kencana yang dibobol empat orang perampok Sabtu (13/1) dini hari.

BENGKULU– Untuk yang ketiga kalinya, Gudang Cat dan Furniture Tirta Kencana Bengkulu di jalan RE Martadinata Kelurahan Kandang Kecamatan Kampung Melayu di santroni Perampok, Sabtu (13 /1) dinihari pukul 02.00 WIB. Pelaku yang berjumlah empat orang tersebut, masuk dengan menaiki pagar di belakang pos satpam.

Setelah berada di dalam, ke-4 perampok tersebut langsung menujuh pos satpam dan langsung menyandera salah seorang satpam, Maswari (45) yang saat kejadian sedang berada di pos, sembari menonton televisi. Melihat ada empat orang yang tidak Ia kenal, Maswari langsung berusaha melawan dengan mengambil parang yang disimpannya di atas meja didekat televisi. Akan tetapi karena aksi pelaku yang begitu cepat, ia gagal memberikan perlawanan dan langsung diikat oleh pelaku dengan terlebih dahulu memukul dirinya dengan linggis yang telah disiapkan pelaku.

“Mulut saya langsung dilakban dengan posisi ditelungkupkan ke lantai,” cerita Maswari.

Usai mengikat Maswari, kemudian keempat pelaku menghancurkan CCTV. Setelah itu pelaku menujuh gudang berusaha membuka pintu gudang dengan menggunakan linggis dan palu. Setelah pintu gudang terbuka, pelaku kembali menujuh pos satpam dan menanyakan anggota satpam yang juga jaga saat kejadian

“Saat kejadian itu pas pergantian sip jaga, setelah saya ada Rio Faulani yang menggantikan,” ujar Maswari.

Setelah menemukan Rio Faulani (25) pelaku juga melakukan hal yang sama, yakni mengikatnya sama seperti yang dilakukan dengan satpam Maswari dengan terlebih dahulu memukulnya. Setelah itu pelaku kembali masuk kedalam gudang, untuk membuka brankas yang berada di ruang admin. Merasa gagal, pelaku kembali menuju pos satpam dan membawah Rio Faulani terlebih dahulu ke dalam gudang dengan cara diangkat oleh pelaku dengan posisi kepala hadapkan ke bawah. Kemudian pelaku juga membawah Maswari dan didudukan didekat meja admin disamping Rio Faulani.

“Sembari menodongkan pistol, salah seorang pelaku menanyakan sandi brankas,” ujar Rio.

Karena kedua satpam tersebut tidak mengetahui kode brankas, pelaku kembali berusaha membuka berangkas dengan memukul berangkas menggunakan palu dan linggis. Merasa aksinya sia-sia karena brankas tidak bisa di buka, selain menggunakan kode brankas tersebut juga ditanam dan dicor di lantai ruang admin. Menjelang subuh, pelaku belum juga berhasil membuka brankas. Akhirnya mereka memilih pergi dan meninggalkan Rio dan Maswari dengan posisi masi terikat.

Setelah keempat perampok tersebut pergi, Rio berusaha membuka lakban dimulutnya dengan menggunakan sudut meja. Setelah terbuka, Ia juga membuka lakban di mulut Maswari dengan cara menggigitnya, setelah itu keduanya berusaha membuka tali pengikat tangan mereka. Sekitar 20 menit usaha mereka berhasil dan Rio langsung keluar gudang berusaha menghubungi pimpinannya, Albert yang berada di Bekasi dan Dodi, pimpinan cabang Bengkulu.
Selang 30 menit sekitar pukul 05.40 WIB anggota Polsek Kampung Melayu sudah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).(cw1).

Baca Juga ...

CJH Diingatkan Tidak Takabur

BENGKULU – Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bengkulu yang berjumlah 312 orang akan memulai keberangkatan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.