Selasa , 23 Januari 2018
Home / METROPOLIS / Input RUP Belum Sampai 50 Persen

Input RUP Belum Sampai 50 Persen

BENGKULU –  Usai kena teguran, delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bengkulu yang belum  melakukan input Rencana Umum Pengadaan (RUP), langsung bergerak cepat. Alhasil, dalam 2 hari ini, sejumlah OPD mulai mengentri data ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) melalui Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di kantor Gubernur Bengkulu.

Kendati demikian, masih banyak data anggaran yang belum dimasukkan oleh OPD ke LKPP tersebut. Bahkan jumlahnya tak sampai 50 persen. Dimana total APBD Provinsi Bengkulu adalah Rp 3,4 triliun, sementara data anggaran yang sudah dientri baru Rp 1,010 triliun. Sehingga masih ada sekitar Rp 2,4 triliun lagi yang belum diinput. Sebagaimana yang sudah masuk ada 1.247 kegiatan, dengan anggaran penyedia dalam pengadaan untuk lelang senilai Rp 462,177 miliar, dan kegiatan swakelola 9.165 dengan dana Rp 548.165 miliar dan total paket keseluruhan 10,414.

“Ya, belum masuk 50 persen anggarannya,” terang Kepala ULP Provinsi Bengkulu, Kusnadi SP kemarin. Dijelaskan Kusnadi, untuk 8 OPD yang sudah menambah data RUP Provinsi Bengkulu antara lain Sekretariat Daerah Rp 40,1 miliar. Disnakkan Rp 27,550 miliar, Dinas Perindag Rp 13,731 miliar, lalu Dinas Pariwisata Rp 4,988 miliar dan Biro Administrasi PSDA Rp 2,5 miliar.

Selanjutnya Biro Hukum Rp 5,4 miliar, Biro Pemerintahan dan Kesra Rp 12,6 miliar, dan BPSDM Rp 13,0 miliar. “Ada 42 OPD se Provinsi Bengkulu. Memang setiap OPD sudah ada yang masukkan. Termasuk 8 OPD yang kemarin kena tegur. Tapi belum final,” kata Kusnadi.

Plt Gubernur Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA, menyatakan bahwa penegasan untuk penginputan data RUP sudah disampaikan, setelah dilakukan evaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Evaluasi Kemendagri sudah selesai, pada bulan Desember, artinya tidak ada perubahan dari pagu anggaran, maupun anggaran masing-masing OPD. Itulah saya katakan, ayo langsung saja input semua SiRUP ke ULP kan, biar proses lelang berlanjut. Kalau tuntas Januari, awal Februari lelang dan akhir Februari kontrak,” tegasnya.(rif)

OPD Yang Belum Memasukkan Data RUP

Setda                                                      Rp  512 juta                         Rp  39,592 miliar                 Rp  40,104 miliar

Dinas Perternakan dan Keswan       Rp  20,867 mILIAR           Rp  6,683 Miliar                   Rp  27,550 miliar

Dinas Perindag                                     Rp  7,645 miliar                   Rp 6,086 miliar                    Rp 13,731 miliar

Dinas Pariwisata                                  Rp  1,030 miliar                   Rp 3,958 miliar                    Rp 4,988 miliar

Biro Administrasi PSDA                     Rp –                                        Rp  2,537 miliar                   Rp  2,537 miliar

Biro Hukum                                         Rp –                                        Rp  5,414 miliar                   Rp  5, 414 miliar

Biro Pemerintahan dan Kesra           RP 6,163 miliar                    Rp  6,444 miliar                   Rp  12,607 miliar

BPSDM                                                 Rp  1,770 miliar                   Rp  11,284 miliar                 Rp 13,055 miliar

Baca Juga ...

Berangkatkan 35 Kontingen

BENGKULU – Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018 akan dipusatkan di Provinsi Sumatera Barat. Perhelatan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *