Senin , 19 Februari 2018

RAPAT: Asiten I Yunizar Hasan memimpin rapat penataan Tebat Gelumpai.

KOTA MANNA – Penataan Tebat Gelumpai mendapat dukungan dari warga, termasuk warga yang sedang bersengketa lantaran lahan atau bangunannya masuk dalam kawasan Tebat Gelumpai milik Pemkab Bengkulu Selatan (BS). Bila lahan dan bangunannya masuk kawasan, warga bersedia mengembalikan ke Pemkab BS.

“Tadi (kemarin-red) kita sudah rapat lagi bersama warga yang diperkirakan lahan dan bangunannya masuk kawasan Tebaat Gelumpai. Mereka mendukung penataan Tebat Gelumpai,” kata Asisten 1 Setdakab BS Yunizar Hasan, SH, MP dikonfirmasi usai rapat bersama warga prihal penataaan Tebat Gelumpai, Senin (12/2) di kantor Bupati BS.

Lanjutnya, warga yang lahan dan bangunan miliknya diperkirakan masuk kawasan Tebat Gelumpai bersedia mengembalikan ke Pemkab BS jika lahan dan bangunan tersebut terbukti masuk areal kawasan Tebat Gelumpai dan milik Pemkab BS. Warga yang lahan dan bangunan diperkirakan masuk ke areal, yaitu Doles sekitar 59 meter, Ratna 44 meter, Samsi Harmidi 1.388 meter, Najamudin 4. 129 meter.

“Mereka sepakat akan menyerahkan lahan yang masuk kawasaan jika terbukti, dan sertifikat yang mereka pegang siap dihapuskan. Tidak ada tuntutan ganti rugi juga, tapi minta dicek kembali karena itu dalam waktu dekat ini kita akan turun kembali,” demikian Yunizar.(key)

Baca Juga ...

Satu Lagi Pengedar Sabu Ditetapkan DPO

KOTA MANNA – Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Selatan (BS) melakukan pengembangan   terhadap kasus penangkapan 2 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *