Home / BERITA UTAMA / BNNP Usulkan Kermin Dihukum Mati

BNNP Usulkan Kermin Dihukum Mati

JUMPA PERS : Kepala BNNP Kombes Pol Nugroho memberikan keterangan pers terkait penangkapan narkotika 2 kg.

BENGKULU – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu berjanji akan menindak tegas terpidana kasus narkoba, Kermin Siin yang saat ini sedang menjalani masa binaan di Lapas Kelas Nusakambangan di Cilacap Jawa Tengah (Jateng). Bahkan pihak BNNP Provinsi Bengkulu akan berkoordinasi dengan BNN Pusat terkait proses hukum Kermin agar ditindaklanjuti seberat-beratnya atau hukuman mati.
Hal ini diungkapkan Kepala BNNP Bengkulu Kombes Pol. Nugroho Aji dalam konferensi persnya terkait hasil tangkapan sebanyak 2 Kg narkotika jenis sabu di Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, pada Minggu (11/2) lalu.
Barang bukti sabu ini diamankan dari seorang kurir berinisial DP (32) bersama seorang oknum polisi yakni Bripda MS (26), keduanya warga Kecamatan Alang-alang Kota Palembang. Dari pengakuan keduanya, serbuk haram tersebut akan dikirimkan kepada Id (37) warga Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur. Id sendiri merupakan adik kandung dari gembong besar narkoba Provinsi Bengkulu Kermin Siin, yang saat ini ditahan di Lapas Nusakambangan.
“Saat ini kita masih memburu keberadaan Id, yang merupakan adik kandung Kermin,” ungkap Nugroho.
Diungkapkan Nugroho, berdasarkan pengakuan kedua tersangka yang kita amankan, barang tersebut merupakan milik Kermin di Nusakambangan, yang dipesan melalaui Bobby, salah satu narapidana narkoba yang saat ini ditahan di Lapas Salemba Jakarta Pusat.
“Jaringan peredaran narkoba yang diatur Kermin sudah masuk jaringan internasional. Karena ia memesan barang melalui Bobby di Lapas Salemba, selanjutnya mendatangkannya dari China melalui jalur laut dan darat,” jelas Nugroho.
Untuk itu, Nugroho mengaku akan dengan tegas akan menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas. Bahkan ia pun akan berkoordinasi dengan BNN Pusat guna memproses Kermin dan Bobby.
“Kedua tersangka ini akan kita tindak tegas, juga Id yang saat ini DPO. Selain itu Kermin dan Bobby selaku otak dari jaringan pun tak akan lepas dari jeratan hukum. Kita akan proses kasus ini dan meminta para tersangka dihukum seberat-beratnya, dan kalau perlu dijatuhi hukuman mati,” singkat Nugroho. (sly)

Baca Juga ...

6 Balon DPD Pastikan Mendaftar – Bang Ken Pertama, Riri Terakhir

BENGKULU– Dengan mulai dibukanya proses pendaftaran penyerahan dukungan bakal calon (balon) Anggota DPD RI oleh ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *