Home / METROPOLIS / Kawal Ketat Anggaran Proyek Kota

Kawal Ketat Anggaran Proyek Kota

BENGKULU – DPRD Kota Bengkulu akan terus menyoroti sejumlah proyek infrastuktur kota sekitar Rp 270 miliar tahun ini yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota. Pasalnya anggaran tersebut untuk kebutuhan anggaran pembangunan jalan, drainase dan gedung perkantoran cukup fantastis.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota, Hamsi, A.Md mengatakan, anggaran sebesar itu wajib diawasi secara ketat. Sebab jangan sampai belajar dari pengalaman sebelumnya, ada anggaran yang terkesan mubazir. “Yang jelas DPRD akan selalu mengawasi sejumlah proyek agar dapat berjalan maksimal. Karena kita tidak menginginkan adanya pembangunan proyek gagal yang pengerjaannya tidak sesuai kontrak, serta adanya proyek yang dikerjakan asal-asalan,” tegas Hamsi, kemarin (12/2).

Hamsi menambahkan, pihaknya akan terus mengawasi dan mengingatkan agar penyedia jasa kontruksi dapat mengerjakan proyek sesuai dengan rencana yang disusun. Serta menunjuk kontraktor yang benar-benar ahli di bidang proyek tersebut, bukan secara sembarangan.
“Prinsipnya transparan dalam pengelolaan uang negara. Karena hati-hati dalam menganggarkan tanpa perlu takut. Setiap kegiatan proyek kontruksi kontraktor dan pihak ketiga jangan sekedar memikirkan untung saja, tanpa melihat dampak yang terjadi. Oleh karena itu kita minta betul oleh Dinas PUPR dalam kegiatan proyek harus betul-betul orang yang ahlinya,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota, Heri Ifzan mengatakan, agar anggaran infrastuktur jalan dibuat tidak percuma, sebaiknya Pemkot juga harus tegas dengan keberadaan perusahaan tambang batu bara yang beroperasi selama ini di Bengkulu yang berakibat buruk bagi Pemerintah Kota Bengkulu. Salah satunya akibat truk batu bara yang kerap melintas jalanan Kota Bengkulu terus dirugikan dengan rusaknya jalanan kota.

“Sudah berulang kali kita sampaikan, ketika sudah perbaiki ratusan ruas jalan tapi dirusak saja oleh truk batu bara sengaja melintasi jalanan kota ya percuma. Makanya Pemkot harus perketat lagi pengawasan jalur truk batu bara itu. Karena selama ini terjadi warga kota  sudah mengalami kerugian puluhan miliar akibat truk batu bara yang merusak jalan tersebut,” paparnya. (new)

Baca Juga ...

Datangi Pemprov, IPSM Laporkan PT Agro Muko

BENGKULU – Ikatan Petani Sawit Mandiri (IPSM) Provinsi Bengkulu kemarin (24/5) menghadiri rapat di Pemprov ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *