Senin , 19 Februari 2018
Home / BERITA UTAMA / Narkoba Diatur dari NusaKambangan

Narkoba Diatur dari NusaKambangan

NARKOBA: Dir Narkoba Polda Bengkulu Kombes Pol. Imam Sachroni, SH didampingi Kasubdit Penmas Humas Polda Kompol Mulyadi dalam ekspose tangkapan narkoba di ruang Dit Narkoba Polda, kemarin (12/2).

BENGKULU – Kendati sudah dipindahkan dari Lapas Bentiring ke Lapas Nusakambangan di Cilacap Jawa Tengah (Jateng), namun sepak terjang dari terpidana narkotika Kermin Siin dan Muhammad Husein (Pakcik) dalam mengendalikan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di Bengkulu masih cukup kuat.

Hal ini dibuktikan dengan barang bukti yang berhasil diamankan Tim Opsnal Dit Narkoba Polda Bengkulu dalam sepekan, yakni mencapai 110 gram narkotika jenis sabu. Barang bukti sabu yang terdiri dari 11 paket kecil, 3 paket sedang, dan 1 paket besar tersebut didapat dari enam orang pengedar yang berhasil diamankan Tim Opsnal Dit Narkoba Polda Bengkulu, dari 4 tempat kejadian perkara (TKP). Adapun keenam tersangka yang berhasil diamankan, yakni He (27), Ap (34), Ir (29), Jo (28), Hb (22), dan Rd (22).

Keenam tersangka ini diamankan pada waktu dan tempat yang berbeda, yakni He dan Ap ditangkap pada Jumat (2/2) lalu sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Zainul Arifin Kelurahan Padang Nangka Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. Dari tangan keduanya, aparat berhasil menyita barang bukti berupa 1 paket kecil sabu dan handphone Nokia.

Sehari setelah mengamankan He dan Ap, aparat kemudian berhasil mengamankan Ir warga Jalan Flamboyan 20 Kelurahan Nusa Indah Kota Bengkulu. Tersangka Ir diamankan pada Rabu (7/2) lalu sekitar pukul 11.40 WIB ketika hendak bertransaksi narkoba di Jalan Hibrida 8 Kelurahan Sidomulyo Kota Bengkulu. Dari tangan Ir diamankan 1 paket kecil sabu dan 1 unit handphone Samsung.

Tak sampai disitu, dari pengembangan yang dilakukan atas ketiga tersangka tersebut, aparat pun kemudian mengamankan Hb pada Kamis (8/2) sekitar pukul 23.00 Wib di Jalan Rinjani Kelurahan Jembatan Kecil Kota Bengkulu. Dari tangan Hb, aparat menemukan 3 paket sedang sabu dan 9 paket kecil sabu di dalam kamar rumahnya.

Berselang 30 menit setelah membekuk Hb, aparat kemudian mengamankan Jo di Jalan Rinjani Kelurahan Jalan Gedang Kota Bengkulu. Dari sini aparat menemukan 1 paket besar sabu yang disembunyikan tersangka di atap kandang ayamnya.

Setelah sukses membekuk 5 pengedar narkoba janis sabu tersebut, dan setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan. Maka diketahui bahwa kelimanya merupakan satu jaringan peredara. Menariknya barang yang didapat oleh kelima tersangka tersebut dikendalaikan oleh salah satu narapidana di Lapas Kelas IIA Bentiring, yakni Re.

Setelah mendapatkan keterangan dari nyanyian kelima tersangka, aparat pun langsung menjemput Re di Lapas Bentiring. Re yang baru 1 tahun menjalani hukuman dari sanksi 5 tahun penjara atas kasus peredaran narkoba yang dilakukannya, ketika diperiksa oleh aparat mengaku bahwa barang tersebut merupakan milik Kermin dan Pakcik yang saat ini tengah menjalani masa pidana di Lapas Nusakambangan.

Diketahui sebelumnya, Kermin dan Pakcik merupakan gembong narkoba yang pernah ditahan di Lapas Kelas IIA Bentiring, namun pada 13 Oktober 2017 lalu dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Kermin sendiri sebelumnya mendapat vonis penjara selama 15 tahun dan denda Rp 6 miliar. Sementara Pakcik mendapat vonis penjara juga 15 tahun, namun dengan denda Rp 8 miliar.

Direktur Narkoba (Dirnarkoba) Polda Bengkulu Kombes Pol. Imam Sachroni, SH mengungkapkan, keenam tersangka tersebut merupakan jaringan peredaran narkoba Bengkulu yang dikendalikan oleh gembong narkoba yang saat ini tengah menjalani hukuman di Lapas Nusa Kambangan, yanki Kermin dan Pakcik.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap keenam tersangka, diketahui bahwa mereka adalah jaringan Kermin dan Pakcik, yang saat ini tengah menjalani masa pidana di Nusa Kambangan,” ungkap Imam.

Dengan diamankannya keenam tersangka, Imam tidak menampik bahwa peredaran narkoba jenis sabu di Bengkulu masih tergolong tinggi. Terbukti selama 2018 ini sejak Januari hingga awal Februari, Polda Bengkulu sudah mengamankan sekitar 25 tersangka kasus narkoba.

“Saat ini keenamnya masih kita lakukan proses penyelidikan, guna mengungkap jaringan peredaran diatasnya,” jelas Imam.

Terkait kemungkinan ada gembong lain yang mengkomandoi keenam tersangka ini di Lapas Bentiring, Imam mengaku belum bisa memastikan. Namun ia tidak menampik semua kemungkinan atas hal itu bisa saja terjadi. Untuk itu menurutnya, Polda Bengkulu akan segera berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas IIA Bentiring, dalam menangani kasus peredaran narkoba dari jaringan Lapas tersebut.

“Kita akan lakukan koordinasi dengan pihak Lapas, karena kemungkinan peredaran narkoba di Lapas masih kerap terjadi. Termasuk melakukan penyelidikan atas kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam Lapas itu sendiri dalam jaringan ini,” singkat Imam. (sly)

Tangkapan Sabu Opsnal Narkoba Polda Bengkulu

  1. Nama : He

Umur                         : 27 tahun

Alamat                       : Jalan Desa Jago Bayo Kecamatan Lais Kabupaten BU

Barang Bukti            : 1 paket kecil sabu dan HP Nokia

Ditangkap pada      : Jumat, 2 Februari 2017 sekitar pukul 11.00 WIB

TKP                             : Jalan Zainul Arifin Kelurahan Padang Nangka

  1. Nama : Ap

Umur                         : 34 tahun

Alamat                       : Jalan Desa Jago Bayo Kecamatan Lais Kabupaten BU

Barang Bukti            : Tidak ada, namun ikut bertransaksi bersama He

Ditangkap pada      : Jumat, 2 Februari 2017 sekitar pukul 11.00 WIB

TKP                             : Jalan Zainul Arifin Kelurahan Padang Nangka

  1. Nama : Ir

Usia                            : 29 tahun

Alamat                       : Jalan Flamboyan 20 Kelurahan Nusa Indah

Barang Bukti            : 1 paket kecil sabu dan 1 unit handphone Samsung

Ditangkap pada      : Rabu, 7 Februari 2017 sekitar pukul 11.40 WIB

TKP                             : Jalan Hibrida 8 Kelurahan Sidomulyo Kota Bengkulu

  1. Nama : Hb

Usia                            : 22 tahun

Alamat                       : Jalan Rinjani Kelurahan Jembatan Kecil

Barang Bukti            : 3 paket sedang sabu dan 9 paket kecil

Ditangkap pada      : Kamis, 8 Februari 2017 sekitar pukul 23.00 WIB

TKP                             : Jalan Rinjani Kelurahan Jembatan Kecil

  1. Nama : Jo

Usia                            : 28 tahun

Alamat                       : Jalan Musium Kelurahan Tanah Patah

Barang Bukti            : 1 paket besar sabu di atas plafon kandang ayamnya

Ditangkap pada      : Kamis, 8 Februari 2017 sekitar pukul 23.30 WIB

TKP                             : Jalan Rinjani Kelurahan Jembatan Kecil

  1. Nama : Re

Usia                            : 22 tahun

Alamat                       : Napi Lapas Bentiring

Barang Bukti            : Tidak ada, namun berperan sebagai pengendali

Dijemput dari          : Lapas Bentiring pada Minggu 11 Februari 2017

 

Baca Juga ...

All New Honda PCX150

Launching All New Honda PCX , Hadirkan Pongki Barata

SUDAH dikenalkan sejak Desember 2017 lalu di Jakarta, All New Honda PCX akhirnya bakal segera ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *