Rabu , 26 September 2018
Home / BENGKULU SELATAN / Satu Lagi Pengedar Sabu Ditetapkan DPO

Satu Lagi Pengedar Sabu Ditetapkan DPO

DIPERIKSA: Tersangka sabu saat menjalani pemeriksaan.

KOTA MANNA – Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Selatan (BS) melakukan pengembangan   terhadap kasus penangkapan 2 warga BS pemilik paket sabu senilai Rp 700 ribu. Hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sabu tersebut dibeli dari Zu warga Kota Manna. Zu saat ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Sat Resnarkoba Polres BS.

“Zu ini sudah kita kejar ke rumahnya setelah mendengar pengakuan dari He (28), dan  Bi (24) dua tersangka yang sudah lebih dulu kita tangkap,” ujar Kapolres BS AKBP. Ordiva, S.IK melalui Kasat Res Narkoba Polres BS Iptu. Rasi Ginting, SH.

Namun sayangnya, sambung Ginting, saat pihaknya tiba kediaman Zu, rupanya Zu sedang tidak ada ditempat dan melarikan diri setelah mengetahui bahwa ada polisi yang mencarinya. Menurut keterangan kedua tersangka He dan Bi, paket sabu senilai Rp 700 ribu ini berasal dari Zu. Lantaran itulah Zu ditetapkan masuk DPO Sat Resnarkoba Polres BS.

“Kedua tersangka kita tes urine memang hasilnya negatif, tapi bukan berarti mereka tak memakai karena sudah lama tidak mengkonsumsi jadi dari tes urine tidak terlacak lagi. Tapi kalau dari tes darah dan rambut pasti kena,” beber Ginting.

Penangkapan keduanya menggunakan metode under cover buying. Berawal saat pihaknya mendapat informasi jika keduanya diduga berprofesi sebagai pengedar narkoba di wilayah BS. Pihaknya lalu melacak nomor handpone kedua tersangka. Setelah mendapat nomor handpone, pihaknya coba menghubunginya dan memancingnya agar keluar dengan berpura-pura sebagai pembeli yang diperankan oleh anggota Satres narkoba.

Pancingan tersebut lalu kena, sehingga disepakati waktu dan tempat untuk mengantarkan sabu tersebut, Kamis malam (15/2) di jalan raya Kota Manna keduanya lalu ditangkap bersama barang bukti paket sabu.  “Untuk berat sabu kita masih akan berkoordinasi dengan BPOM Bengkulu, kemarin kendala hari libur. Keduanya kita jerat dengan pasal 112, 114 dan 127,” demikian Ginting.(key)

Baca Juga ...

KPU Memberi Waktu 5 Hari Perbaiki LADK

KOTA MANNA – Batas waktu penyerahan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) kepada Komisi Pemilihan Umum ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.