Rabu , 26 September 2018
Home / METROPOLIS / LKBH IAIN Siap Bantu Perkara Hukum

LKBH IAIN Siap Bantu Perkara Hukum

PENYULUHAN: Suasana penyuluhan yang digelar LKBH IAIN Bengkulu di Masjid Nurul Ihsan, Desa Lagan Bungin, Talang Empat, Bengkulu Tengah, Minggu (11/3).

IAIN BENGKULU – Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu terus menunjukkan eksistensinya kepada masyarakat. LKBH IAIN Bengkulu menyediakan jasa konsultasi dan bantuan hukum, pemberdayaan masyarakat, serta penyelesaian hukum di luar pengadilan, seperti mediasi untuk menyelesaikan perkara yang sedang bersengketa.

“Dalam penyelesaiannya LKBH IAIN Bengkulu membantu menyelesaikan perkara hukum secara gratis bagi masyarakat tidak mampu. Syaratnya menyertakan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa atau lurah setempat,” ujar Dosen Fakultas Syariah IAIN Bengkulu, Dr. H. John Kanedi, SH, M.Hum, kemarin (12/3).

Apabila kasus tersebut sudah sampai Rumah Tahanan (Rutan), lanjutnya, dapat pula menyertakan surat keterangan dari Rutan tersebut. “Bagi masyarakat Bengkulu yang hendak menyelesaikan perkara hukumnya dapat mendatangi LKBH IAIN Bengkulu atau menghubungi langsung Direktur LKBH IAIN Bengkulu,” kata Jhon.

LKBH IAIN Bengkulu berdiri sejak tahun 2013, serta telah menyelesaikan tiga kasus di luar perkara pengadilan. LKBH IAIN Bengkulu merupakan sebuah lembaga yang berfungsi sebagai penyelesaian hukum bersifat nonlitigasi (penyelesaian perkara hukum di luar pengadilan) beralamat di kawasan kampus IAIN Bengkulu.

Sebagai bentuk eksistensi, beberapa waktu lalu LKBH IAIN Bengkulu mengadakan seminar penyuluhan hukum dengan tema “Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat Sebagai Upaya Menjaga Masa Depan Bangsa”. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Nurul Ihsan, Desa Lagan Bungin, Kecamatan Talang Empat, Bengkulu Tengah.

“Penyuluhan hukum tentang perlindungan anak ini dilaksanakan untuk melindungi anak, karena anak merupakan aset penerus generasi bangsa yang harus dilindungi dari kejahatan-kejahatan terhadap anak,” jelas John yang kala itu menjadi narasumber.

Ditambahkan, dengan adanya penyuluhan hukum seperti ini, masyarakat khususnya para ibu agar lebih waspada dalam menjaga anak-anak. Serta penyebaran informasi terhadap perlindungan anak tersebar luas. (rko/svc)

Baca Juga ...

Kembangkan Kasus Curat

CURUP – Satreskrim Polres Rejang Lebong (RL) terus berupaya mengungkap aksi 3C (curat, curas dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.