Home / BENGKULU UTARA / Satpol PP Angkut Lapak Pedagang

Satpol PP Angkut Lapak Pedagang

ARGA MAKMUR –  Tim gabungan Satpol PP dan Dinas Perhubungan kembali melakukan penertiban di Pasar Purwodadi Arga Makmur, kemarin. Penertiban dilakukan karena masih ada pedagang yang bandel yang berjualan di jalan dan trotoar.

Pada penertiban ini, petugas Satpol dan Dishub bertindak lebih tegas. Lapak pedagang pasar diangkut dengan truk sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Setelah itu, seluruh trotoar dan jalan sepanjang pasar disemprot oleh Dinas Perhubungan agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sepanjang jalan pasar dan trotoar.

Untungnya, tidak ada perlawanan dari pedagang, karena pedagang mengaku bersalah. Apalagi Satpol PP tidak menyita dagangan mereka. Petugas Satpol PP hanya menyita lapak kayu milik pedagang.

Kadis Perhubungan BU, Eka Hendriyadi, SH, MH menjelaskan penertiban dilakukan karena pedagang sudah sering diingatkan. Ia sudah menyurati pedagang menjelaskan bahwa trotoar adalah tempat bagi pejalan kaki. “Makanya kini kita ambil tindakan tegas pada pedagang. Namun tetap kita beri pengertian,” terang Eka.

Kasat Pol PP BU Santoso, S.PKP mengatakan penertiban bukan hanya saat akan dilakukannya penilaian Adipura. Namun akan diberlakukan seterusnya sehingga bisa memberikan kenyamanan pada pembeli dan kawasan pasar terlihat tertata rapi.

“Jadi ini bukan hanya karena Adipura. Seterusnya harus rapi seperti ini,” tegas Santoso.

Terpisah, Kepala DLH BU, Drs. H Akmaludin, MM menerangkan rencananya tim penilai Adipura akan mulai melakukan penilaian  hari ini. Tim penilai sudah tiba di Kota Bengkulu kemarin. Penilaian yang dilakukan salah satunya adalah pasar, terminal dan perkantoran. “Kita sudah siap menyambut tim penilai,” ujarnya.(qia)

Baca Juga ...

Roges Mawansyah, Ketua KPU BU

ARGA MAKMUR –  Seperti prediksi sebelumnya, Roges Mawansyah, SE, ME dipilih menjadi Ketua KPU masa ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.