Rabu , 26 September 2018
Home / BENGKULU SELATAN / Warga Korban Pasung Langsung Dievakuasi

Warga Korban Pasung Langsung Dievakuasi

KUNJUNGI: Wabup BS Gusnan Mulyadi mengunjung korban pasung

KOTA MANNA – Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) belum bebas pasung. Ditemukan masih ada warga yang mengalami gangguan jiwa dalam kondisi terpasung. Lantaran keterbatasn biaya untuk membawa korban ke Rumah Sakit Jiwa Soeprapto (RSJS) Bengkulu. Kemarin (12/3), Wabup BS Gusnan Mulyadi didampingi pihak Dinsos mengunjungi korban pasung.

Dikatakan Wabup BS, Gusnan Mulyadi, korban pasung Yepi Puspita Sari (31) warga Kelurahan Gunung Ayu Kecamatan Kota Manna Rabu (14/3) akan dievakuasi ke Rumah Sakit Jiwa Soeprapto (RSJS) Bengkulu. Yevi yang mengalami gangguan jiwa, dan beberapa tahun ini dalam kondisi dipasung dengan kaki terikat rantai. Hal ini terpaksa dilakukan keluarganya karena Yevi sering mengamuk dan memukuli orangtuanya. Sementara untuk membawa anaknya ke RSJ tidak memiliki biaya.

“Kita sudah melihat langsung kondisi korban dan keluarganya. Administrasi untuk pengobatan sudah diurus semuanya, Rabu ini (14/3) rencananya korban pasung akan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk pengobatan,” kata wabup.

Yevi sudah mengalami gangguan jiwa sudah 15 tahun ini. Beberapa tahun terakhir kondisi anak pertama pasangan Nuhidin (62) dan Riwaya (54) warga Kelurahan Gunung Ayu Kecamatan Kota Manna, semakin memburuk. Yevi sering mengamuk disertai dengan memukuli orang-orang disekelilingnya termasuk orangtuanya. Untuk kebaikan Yevi dan orang disekitarnya, keluarga lalu terpaksa mengikat kaki korban dengan rantai.

“Kami tak punya biaya untuk membawa anak kami berobat. Karena itu kami berterimakasih dengan pemda yang sudah membantu untuk membawa anak kami berobat, dan mendapat perawatan,” kata Nuhidin yang berprofesi sebagai petani  saat dikunjungi wabup dan dinsos, kemarin.(key)

Baca Juga ...

KPU Memberi Waktu 5 Hari Perbaiki LADK

KOTA MANNA – Batas waktu penyerahan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) kepada Komisi Pemilihan Umum ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.