Home / METROPOLIS / Butuh Perda Kekayaan Daerah

Butuh Perda Kekayaan Daerah

BENGKULU – Kendala pengelolaan aset selalu menjadi temuan dari audit BPK yang dialami Pemkot Bengkulu guna meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam sistem pengelolaan keuangan dan aset daerah.

Wakil Ketua (Waka) II DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain mengatakan guna mengoptimalkan aset daerah yang bisa bergunan serta bermanfaat dibutuhkan suatu Perda Kekayaan Daerah. Perda ini dapat menata dan mendata seluruh aset yang dimiliki Pemkot Bengkulu. “Sayangnya di Bengkulu perda ini belum ada,” ucap Teuku.

Persoalan aset, lanjut Teuku, menjadi kendala dari temuan BPK. Banyak aset milik Pemkot yang belum tertata dan teroptimal dengan baik. Dikatakannya aset yang dimiliki saat ini tetntunya mamu dimaksimalkan menjadi PAD baru bagi kota. “Banyak aset milik kota ini bisa menghasilkan PAD. Misal disewakan atau dikelola pihak ketiga. Tentu dasar-dasar hukumnya itu sudah ada,” ucap Teuku.

Dengan adanya perda tersebut, penyewaan serta pengelolaan nantinya dapat tercantum nominal aset yang mau disewakan ke pihak ketiga. Selain itu perda ini juga dapat mentata serta mengelola aset yang selama ini terbengkalai, baik dari pengalihan, pemakaian aset.

“Semua itu harus diatur dalam perda. Jika tidak ada perda ini aset tidak akan terkontrol dengan baik. Jadi perda ini sangat dibutuhkan. Kalau perda ini ada maka akan lebih baik ketika melakukan pengelolaan terhadap aset,” tutur Teuku.

DPRD saat ini tengah merancang raperda ini. Berdasarkan dari kunjungan kerja (Kunker) beberapa waktu lalu, perda tersebut sudah diberlakukan oleh kota-kota besar lainnya. Selama ini dewan menilai buruknya tata kelola aset seperti kendaraan yang rusak, aset seperti Balai Adat yang terbengkalai lantaran belum adanya payung hukum yang mengatur pengelolaanya.

“Misal di kota lain kendaraan yang merupakan aset pemkot ada nilai sewanya. Diharapkan dengan adanya perda ini aset yang belum dihapuskan karena belum adanya payung hukum dapat dihapuskan. Serta dapat memanfaatkan aset dengan baik,” harap Teuku.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus Aset DPRD Kota Bengkulu Hery Ifzan mengatakan berdasarkan catatan pansus aset masih ada beberapa aset milik Pemkot Bengkulu yang terbengkalai. Disampaikannya seperti Pasar Barukoto, Terminal Betungan, Terminal Betungan, TPI Pondok Besi dan lainnya. Dirinya meminta Pemkot untuk serius dalam menindak lanjuti aset yang terbengkalai tersebut.

“Banyak aset yang bisa dimanfaatkan orang banyak. Seperti pasar Barukoto. Tidak dapatnya predikat WTP ini lantaran terganjal masalah aset tersebut,” singkatnya. (nok)

Baca Juga ...

Rel Kereta Api Mulai Dibangun Tahun 2019

BENGKULU – Proyek pembangunan rel kereta api dari Pulau Baai Kota Bengkulu ke Kota Padang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.