Home / BENGKULU SELATAN / Polisi Sita Puluhan Liter Tuak

Polisi Sita Puluhan Liter Tuak

DIAMANKAN: Puluhan liter tuak disita polisi saat razia cipta kondisi.

KOTA MANNA – Belum adanya peraturan untuk menindak para pelaku pengedar Minuman Keras (miras) jenis tuak di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), membuat pelaku masih leluasa untuk memasarkan minuman memabukan yang dapat memicu kriminalitas ini. Kembali puluhan miras ditemukan beredar di wilayah BS.

Kapolres BS AKBP Rudy Purnomo, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim Iptu Ahmad Khairuman, SE menerangkan dalam razia cipta kondisi, Sabtu (14/4) diamankan puluhan liter tuak dari warung warga. Meliputi, di 3 warung lokasi berbeda yaitu warung Mo (49) di Perumnas Kayu Kunyit Kecamatan Manna. Di lokasi ini ditemukan 2 ember besar berisi tuak. Kemudian razia dilanjutkan ke warung milik Wi (65)  warga Kelurahan Kota Medan Kecamatan Kota Manna tak jauh dari kawasan Pasar Kutau. Di warung Wi polisi menemukan 1 plasik minuman jenis tuak.

Tak hanya dilokasi 2 warung ini, polisi juga merazia warung De (29) di Jalan Trans Mela’o Kelurahan Ibul Kecamatan Kota Manna. Dari warung De ditemukan 10  liter tuak, 1  derigen ukuran 5 liter, dan 1 derigen berisikan 1/4  liter minuman jenis tuak. “Tuak-tuak yang kita temukan kita sita, untuk penjual kita berikan pembinaan,” beber kasat.

Dijelaskan kasat, giat cipta kondisi dilaksanakan dalam rangka memberantas Penyakit Masyarakat (pekat) menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan sesuai kebutuhan, serta dinamika dilapangan. Untuk mewujudkan keamanan, ketertiban dan kenyamanan (3K) di wilayah hokum Polres BS. “Selain merazia warung-warung yang terindikasi menjual tuak, kita juga melakukan patrolis mencegah aksi balap liar,” tandas kasat. (key)

Baca Juga ...

Ditargetkan Akhir Oktober Disepakati

KOTA MANNA – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPS) APBD 2019 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.