Home / METROPOLIS / Rekam E-KTP Belum Memadai

Rekam E-KTP Belum Memadai

BENGKULU – Program Pemkot Bengkulu untuk mempercepat perekaman serta percetakan fisik e-KTP di setiap kecamatan yang disampaikan pada Musrenbang beberapa waktu lalu, dinilai belum memadai. Pasalnya saat ini masih banyak yang harus dibenahi seperti fasilitas dan sarana untuk melakukan percetakan maupun perekaman.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu Sudarto WS, M.Si mengatakan perekaman serta cetak langsung fisik e-KTP di kecamatan sangat baik sekali dalam mempercepat masyarakat kota Bengkulu wajib e-KTP, sudah memiliki fisik e-KTP.  “Daerah yang sudah melakukan sudah ada bahkan sampai ke tingkat kelurahan sudah bisa melakukan perekaman dan percetakan, seperti DKI Jakarta. Kalau untuk Bengkulu saya rasa belum sekarang,” sampai Sudarto.

Dirinya tidak bisa mengklaim pakah prosedur perekaman dan percetakan hingga ke kecamatan menyalahi aturan atau tidak. Terutama percetakan sampai saat ini masih dilakuakn di Dukcapil, meski semi vertical. “Sementara waktu tidak bisa kita katakana menyalahi atau tidak pada semi vertikalnya. Nanti akan kita upayakan koordinasi ke pusat,” ucap Sudarto.

Dirinya berharap dengan terealisasinya perekaman dan percetakan ditingkat kecamatan, maka dapat mempermudah sekaligus membantu masyarakat mendapatkan cepat fisik e-KTP. Dicontohkannya dengan terbantunya perekaman dan percetakan di kecamatan maka masyarakat yang berada di Kecamatan Kampung melayu tidak perlu jauh-jauh datang ke Dukcapil.

“Jadinya masyarakat terbantu apalagi yang beradaka di kecamatan yang jauh. Mereka tidak perlu lagi ke Dukcapil tinggal melakukan perekaman dan percetakan di kecamatan. Kita upayakan hal ini ke pusat sehingga bisa dilimpahkan ke kecamatan. Katakanlah masyarakat tidak dipersulit,” papar Sudarto.

Guna mendukung program ini, lanjut Sudarto, beberapa yang mesti disiapkan seperti alat cetak atau printer, selain itu koneksi server pusat yang mana operator di kecamatan harus memiliki password server tersebut. Selain itu walaupun perekaman dilakukan di tingkat kecamatan, servernya masih tetap terkoneksi ke Dukcapil.

“Kalau untuk printer saja dananya sampai Rp 50 jutaan. Masalah SDM dan sarana fasilitas bisa di APBD. Teknis masih kita tunggu petunjuk dari pusat,” demikian Sudarto. (nok)

Baca Juga ...

Soal UNKP SMP Mulai Didistribusikan

BENGKULU – Soal Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) tingkat SMP untuk Kabupaten Mukomuko mulai distribusikan. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *