Home / METROPOLIS / TPA Akan Dilebarkan 5 Hektare

TPA Akan Dilebarkan 5 Hektare

BENGKULU – Melihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Air Sebakul yang diperkirakan hanya mampu bertahan sampai lima tahun mendatang, rencananya lahan itu akan diluaskan kembali. Pemkot Bengkulu sudah merencanakan perluasan seluas 5 hektare dari lahan yang saat ini berkisar 6 hektare.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bengkulu Drs. Riduan, M.Si mengatakan perluasan lahan TPA akan membebaskan beberapa lahan disekitar TPA saat ini. Pihaknya memperkirakan lahan 6 hektare sampai lima ketahun ke depan tidak akan sanggup menahan debit sampah yang saat ini. “Tahun 2019 kita lakukan perluasan,” kata Riduan.

Pihaknya akan melakukan pendekatan terhadap masyarakat setempat terkait lahan yang akan dijual nantinya. Riduan mengatakan ada beberapa lahan kosong dan luas yang bisa dijadikan perluasan. “Kembali kepada masyarakat juga nantinya. Apakah mau dijual atau tidak ke pemerintah kota. Kalau masyarakat mau kita bisa melakukan perluasan,” ucap Riduan.

Dengan dipusatkannya TPA pada kawasan Air Sebakul, Riduan berpendapat penataan pembuangan tidak akan mengganggu lingkungan dan lainnya. Sebab sebelumnya pemerintah telaj mencanangkan lahan seluas 6 hektare di kawasan Selebar untuk dibuat TPA baru. “Kalau dua tempat masyarakat bisa bingung nanti mau dibuang kemana. Kalau satu maka dapat fokus dan tidak menganggu lingkungan,” tutur Riduan.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu Syarnubi mengatakan program pelebaran memang sudah mereka canangkan sebelumnya. Pengelolaan sampah yang baik dapat menekan debit sampah serta membuat TPA dapat bertahan lebih lama. “Ini memang program kita. Kalau tidak dilakukan secepatnya TPA sekarang akan full kapasitas. Ideallnya TPA sekitar 15 ha,” jelas Syarnubi. (nok)

Baca Juga ...

Satpol PP Amankan Remaja Minum Tuak

BENGKULU – Belasan remaja yang masih di bawah umur kemarin malam (18/10) diamankan Satpol PP ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.