Home / KEPAHIANG / DBD, Bocah Tebat Monok Meninggal

DBD, Bocah Tebat Monok Meninggal

KEPAHIANG – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) muncul kembali di Kepahiang dan menelan korban jiwa. Warga yang terkena DBD yakni  Zelan Juliansyah (6) beralamat di Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang. Zelan meninggal sekitar pukul 23.50 WIB, Rabu (18/4).

Meski sempat diberikan tindakan medis, namun nyawa korban tak tertolong hingga akhirnya meninggal saat dalam perawatan di ruang anak RSUD Kepahiang. Direktur  RSUD Kepahiang, dr. Febi Nursanda mengakui ada pasien yang datang ke poli RSUD Kepahiang hari Rabu sekitar pukul 09.00 WIB. Pasien saat itu kemudian dibawa ke ruang IGD untuk dipasang infus. Namun karena pemasangan infus di IGD tak berhasil, pasien selanjutnya langsung dibawa ke ruang OKA atau ruang operasi. “Setelah berhasil sekitar pukul 13.00 WIB, badannya yang awalnya dingin sudah mulai hangat langsung dirawat di ruangan anak,” jelas Febi.

Febi menambahkan, kondisi pasien sebenarnya terus dimonitor oleh tim medis dan saat itu baik-baik saja. Namun, ketika masuk ke RSUD Kepahiang pasien memang diagnosa positif DBD dengan grid yang ganas. “Pasien datang sudah dalam kondisi syok, kemudian pasien dehidrasi, dan pada tengah malam pasien syok lagi hingga akhirnya meninggal dunia,” terangnya.

Menindaklanjuti hal itu, RSUD Kepahiang langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang agar dapat dilakukan langkah lebih lanjut yakni upaya pencegahan seperti fogging atau lainnya. “Kami sudah koordinasikan ke Dinkes Kepahiang agar dapat dilakukan fogging dan langkah-langkah lainnya,” beber Febi.(zie)

Baca Juga ...

Terobosan Baru Kejari, Interaksi Lewat Online

KEPAHIANG – Banyak terobosan baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang di bawah pimpinan, H. Lalu Syaifudin, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.