Home / KEPAHIANG / Perda Disahkan 2007, Disosialisasikan 2018

Perda Disahkan 2007, Disosialisasikan 2018

KEPAHIANG – Bagian Hukum Setda Kepahiang berencana akan kembali mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2007. Meskipun sudah cukup lama disahkan, namun baru akan disosialisasikan kembali ke masyarakat. Sosialisasi tersebut tentunya akan menyerap anggaran yang sudah dianggarkan dalam APBD Kepahiang 2018.

Kabag Hukum Setda Kepahiang, Eko Syaputra, SH mengakui pihaknya berencana melakukan sosialisasi terhadap perda tentang larangan penjualan kopi basah tersebut. Pertimbangannya karena saat ini informasinya penjualan kopi basah marak kembali terjadi sehingga menurutnya diperlukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. “Perda kopi basah itu akan kita  sosialisasikan lagi karena katanya marak,” ujar Eko.

Dalam pelaksanaannya, perda tersebut dinilai tidak efektif karena sejauh ini tidak pernah diterapkan di tengah masyarakat. Dampaknya masyarakat menjadi khawatir karena hasil bumi mereka yang dijualkan masih dalam kondisi basah alias tidak diolah terlebih dahulu, menjadi rawan terjadinya pencurian.

Tak hanya itu, perda ketertiban umum juga nantinya akan disosialisasikan guna mengantisipasi terjadinya keributan di masyarakat. Pasalnya, kondisi masyarakat sekarang sudah mulai ramai, apalagi mulai berjalan tahapan Pileg 2019. “Saya kira perda tibum (ketertiban umum) juga akan disosialisasikan,” jelasnya.

Apakah perda larangan penjualan kopi basah sudah optimal atau belum penerapannya? Menurut Eko, sejauh ini masyarakat Kepahiang sudah tahu penjualan biji kopi basah dilarang. “Masyarakat kita sudah tahu, kades juga sudah tahu kalau itu dilarang atau tidak boleh,” katanya.(zie)

Baca Juga ...

Terobosan Baru Kejari, Interaksi Lewat Online

KEPAHIANG – Banyak terobosan baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang di bawah pimpinan, H. Lalu Syaifudin, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.