Home / METROPOLIS / Konsumsi BBM Bengkulu Naik

Konsumsi BBM Bengkulu Naik

BENGKULU – Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Bengkulu selama bulan Ramadan dan Idul Fitri ini diprediksi mengalami peningkatan. General Manager MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswantomelalui Manager Region Communication and CSR Sumbagsel PT Pertamina, Hermansyah Y. Nasroen, mengatakan, untuk Bengkulu prediksi peningkatannya BBM mencapai 18 persen.

Peningkatan itu didominasi oleh Premium sebanyak 23 persen, Pertamax 20 persen dan Pertalite sebanyak 16 persen. Namun Pertamina sudah memiliki antisipasi untuk mengatasi kenaikan itu, yakni menyiapkan 1 unit mobil tanki dengan total kapasitas 16 kilo liter di TBBM Pulau Baai.

“Selain itu juga di TBBM Lubuklinggau kita sudah stand by-kan 2 unit mobil tanki kapasitas total 32 kilo liter,” katanya, kemarin (11/6).

Termasuk juga untuk elpiji, ada kenaikan sebanyak 11 persen untuk konsumsi elpiji 3 kilogram. Karenanya penyaluran elpiji ke wilayah Sumbagsel di bulan Juni dinaikkan sebesar 3,6 persen dari penyaluran Mei lalu. Jika dibandingkan Lebaran tahun lalu, ada kenaikan 8 persen.

“Sedangkan untuk elpiji 12 kilogram turun untuk penyaluran Juni ini sebesar 5 persen. Ini dikarenakan libur Lebaran,” terangnya.

Namun tetap disediakan elpiji 12 kilogram sebanyak 3.562 metrik ton serta variant bright gass 5,5 kilogram sebanyak 347 MT dan bright gas 12 kilogram 721 MT untuk periode H-15 dan H+15. “Kalau di Bengkulu penyaluran elpiji 3 kilogram tidak meningkat signifikan. Hanya 0,13 persen saja,” ujarnya.

Sedangkan penyaluran elpiji 12 kilogram berkurang 4,91 persen dibandingkan dengan Mei. “Ada sebanyak 21 agen elpiji 3 kilogram, 481 pangkalan elpiji 3 kilogram Siaga, dan 4 agen elpiji 12 kilogram,” bebernya.

Dia berharap, seluruh inovasi yang dilakuan oleh PT Pertamina dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan serta memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan dan Idul Fitri. “Semoga dengan terjaganya ketahanan pangan energi warga bisa merayakan Lebaran dengan nyaman bersama keluarga,” katanya.

Dia menjelaskan, PT Pertamina sudah melakukan pemetaan dalam rangka menyambut Lebaran dan Idul Fitri.  Hasil pemetaan itu diprediksi kebutuhan energi akan naik selama Ramadan dan juga Lebaran nanti. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya dan juga analisa tren konsumsi setiap tahun pasti ada peningkatan konsumsi BBM, elpiji dan juga avtur. Terutama saat arus mudik dan balik Lebaran. (del)

Baca Juga ...

Revisi MoU PTM dan Mega Mall, Lambat

BENGKULU– Polemik tak kunjung tuntasnya merevisi Master of Understanding (MoU) antara pihak Pemerintah Kota (Pemkot) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.