Home / BENGKULU SELATAN / Sopir Ngantuk, Korban Laka Meninggal Dunia

Sopir Ngantuk, Korban Laka Meninggal Dunia

LAKA: Akibat sopir ngantuk Avanza ini menabrak warung rumah warga di Desa Mentiring, Kecamatan Semidang Gumay. Selang tiga jam Innova terbalik di jalan lintas sekitar jembatan Air Kinal.

KOTA BINTUHAN – Arus mudik dari Lampung ke Bengkulu dan sebaliknya yang melintasi Kaur terus meningkat. Ini terlihat dari ramainya jumlah kendaraan yang sejak malam hingga siang kemarin (12/6) melintasi Kaur. Padatnya arus lalu lintas kemarin mengakibatkan terjadinya laka tunggal.

Laka pertama terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di Desa Mentiring, Kecamatan Semidang Gumay. Laka menimpa Avanza dengan nopol BE 2174 MA yang dikemudikan Koptu Afrizal, Anggota TNI Kodim 0422 Liwa. Mobil melaju dari arah Lampung menuju ke Bengkulu Selatan dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di TKP mobil tidak bisa dikendalikan, dugaan sementara sopir ngantuk hingga mobil menabrak rumah warga yang berada di kiri jalan. Kejadian tersebut membuat tiang warung rumah sempat roboh. Tidak hanya itu, pemilik warung bernama Bidah (65) yang sedang duduk di teras warung tertabrak.

Warga mendapati korban sudah berada di bawah mobil dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Korban mengalami patah kaki dan memar di kepala. Tidak lama setelah dilarikan ke RSUD Kaur korban meninggal dunia. Sore kemarin langsung dimakamkan, sementara sopir mengalami luka di kelapa.

“Korban meninggal beberapa saat setelah dilarikan ke rumah sakit. Kondisi kondusif, mobil sudah dikeluarkan dari rumah korban dan korban sudah dilarikan ke rumah duka siang ini (kemarin, red). Sopir diduga lepas kendali karena  ngantuk setelah menempuh perjalanan jauh,” terang Kapolres Kaur AKBP Sisman Adi Pranoto, S.IK melalui Kapolsek Kaur Tengah Iptu Pedi Setiawan, SH.

Hanya selang tiga jam, laka tunggal kembali terjadi di Kaur Tengah. Laka kali ini menimpa Innova dengan nopol B 1812 KYL yang dikemudikan Johan (40) warga Bekasi. Mobil yang melaju dari arah Lampung menuju Padang mengalami laka tunggal di Desa Padang Panjang, Kecamatan Semidang Gumay.

Mobil yang mengakut satu keluarga berisi sekitar tujuh orang termasuk anak-anak melaju dengan kecepatan tinggi. Saat menaiki tanjakan Kinal setelah jembatan mobil hendak menyalip kendaraan di depannya. Karena jalan menikung mobil keluar jalur dan masuk siring. Saat itu pengemudi bukannya menghentikan laju kendaraannya, namun malah tancap gas.

Akibatnya mobil terbalik dan kepalanya memutar arah ke Lampung. Tidak ada korban tewas, namun dua anggota keluarga Johan dilarikan ke RSUD Kaur karena luka. Sementara warga dan pengendara lain ramai membantu mengevakuasi kendaraan yang masuk ke dalam parit tersebut. “Mobil tidak ada kendala dan bisa dijalankan. Kaca depan samping pecah dan sudah kembali jalan,” demikian warga Nusuk, Jailani.(cik)

Baca Juga ...

Gusnan DL, Yunizar Sampaikan Lpj Bup

KOTA MANNA – Plh Sekda Bengkulu Selatan (BS) Yunizar Hasan, SH, MAP menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.