Rabu , 26 September 2018
Home / BENGKULU UTARA / Diwarnai Tembakan, Bandar Narkoba Kabur

Diwarnai Tembakan, Bandar Narkoba Kabur

TKP: Rumah di Desa Kancing, Kecamatan Karang Tinggi menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersangka pecandu narkoba saat ditangkap, Kamis (21/6) malam.

ARGA MAKMUR – Sat Narkoba Polres Bengkulu Utara (BU) melakukan penyergapan di Desa Kancing, Kecamatan Karang Tinggi, Bengkulu Tengah (Benteng), Kamis (21/6) pukul 21.00 WIB. Penyergapan yang diwarnai tembakan ke udara ini sempat menghebohkan warga saat polisi mengejar pelaku Mm yang diduga menjadi bandar narkoba jenis sabu dan ganja.

Sayangnya, pelaku berhasil lolos. Lokasi rumah bandar yang berada di tengah-tengah masyarakat membuat polisi tak ingin sembarangan melepaskan tembakan dan memilih melakukan kejar-kejaran. Pelaku Mm masuk ke kawasan perkebunan dan menghilang dari kejaran polisi.

INSERT: Barang bukti narkoba yang diamankan.

Kapolres BU, AKBP Ariefaldi Warganegara, SH, S.IK, MM melalui Kapolsek Karang Tinggi, Iptu Ferry Octaviary Pratama, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi penangkapan tersebut. “Yang menangkap langsung dari tim Polres BU,” terang Kapolsek.

Tersangka yang ditangkap yakni berinisial Dr (20), warga Karang Tinggi dan Aj (21), warga Sumedang Jawa Barat yang datang berlibur ke rumah kerabatnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penangkapan. Tersangka yang ditangkap setelah dilakukan tes urine, positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

“Saat ini keduanya masih terus diperiksa untuk pengembangan karena masih diburu tersangka lainnya yang kabur saat terjadinya penangkapan,” katanya.

Penyergapan pelaku Mm berawal dari penangkapan yang dilakukan polisi pada Aj di kawasan gunung Desa Kancing, Benteng. Penangkapan Aj berawal dari informasi yang didapat polisi jika Aj akan menunju Kepahiang dengan membawa paket narkoba jenis sabu.

Setelah dibuntuti polisi, pelaku dicegat di kawasan gunung Dea Kancing. Dari tangannya polisi mendapatkan satu paket kecil sabu seharga Rp 500 ribu. Polisi tak segera puas dengan penangkapan tersebut serta langsung melakukan pemeriksaan dan pengembangan. Dari keterangan Aj, polisi mendapatkan nama Mm dan langsung menuju kediaman Mm untuk dilakukan penyergapan.

Sayangnya, penangkapan Aj rupanya sudah lebih dulu diketahui oleh Mm hingga berhasil melarikan diri saat polisi menyergap rumahnya. Meski tak berhasil memangkap Mm, polisi langsung menggeledah kediaman Mm. Hasilnya, di belakang rumahnya polisi berhasil menemukan tujuh paket kecil narkoba jenis ganja seharga Rp 100 ribu yang disimpan pelaku di bawah pot rumah.

Kapolres BU AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Narkoba, Iptu. Agus Norman, SH, MH menuturkan jika kini polisi masih melakukan pengejaran pada pelaku Mm yang kabur. Mm juga diduga sebagai bandar ganja di wilayah Benteng. “Pelaku juga akan kita masukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” terangnya.

Polisi juga mengimbau pelaku Mm untuk menyerahkan diri ke polisi. Polisi juga akan mengambil tindakan tegas jika memang nantinya pelaku Mm tak menyerahkan diri dan kembali melarikan diri saat disergap polisi. “Kita juga melakukan pengembangan ke pelaku lain. Berdasarkan keterangan pelaku Aj. Pelaku Mm ini yang menjadi bandar besar ganja dan sabu tersebut,” pungkas Kasat. (qia/vla)

Baca Juga ...

Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar

ARGA MAKMUR – Wakapolres BU, Kompol Erwin, S.IK yang juga pembina Satgas Anti Narkoba Sekolah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.