Home / BERITA UTAMA / Diperiksa Soal Korupsi DTT, Pengelola Teknis Ngaku Pekerjaan Selesai Seratus Persen

Diperiksa Soal Korupsi DTT, Pengelola Teknis Ngaku Pekerjaan Selesai Seratus Persen

DIPERIKSA: Pengelola teknis kegiatan di BPBD Rejang Lebong yang menggunakan anggaran DTT TA 2011, Afrizal menjalani pemeriksaan, Selasa (10/7).

CURUP– Kejaksaan Negeri Rejang Lebong terus menggeber penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Tak Terduga (DTT) di Sekretariat Pemda Rejang Lebong tahun anggaran 2011 senilai Rp 2,5 miliar. Selasa (10/7) giliran pengelola teknis kegiatan Afrizal diperiksa.  Afrizal menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB dan pukul 13.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Afrizal dimintai keterangan seputar realisasi 7 item kegiatan yang menggunakan dana DTT.

Kajari Rejang Lebong, Edi Utama, SH, MH melalui Kasi Pidsus Galuh Bastoro Aji, SH, MH menjelaskan, dari hasil pemeriksaan saksi mengaku seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai aturan. Dan seluruh kegiatan sudah selesai direalisasikan sesuai dengan anggaran yang ada. Namun saksi tidak mengetahui sebelumnya mengenai boleh atau tidaknya kegiatan tersebut menggunakan DTT.

“Pemeriksaan kita lakukan untuk masing-masing item kegiatan yang menggunakan DTT tersebut. Menurut saksi pelaksanaan sudah terealisasi hingga selesai. Untuk besok (hari ini, red) masih ada saksi lagi yang dijadwalkan diperiksa, yaitu rekanan dari CV. Kali Musi yang menjadi pelaksana salah satu kegiatan dari 7 item yang dilaksanakan BPBD Rejang Lebong dengan menggunakan DTT,” kata Galuh.

Tahun anggaran 2001, ada 7 item pekerjaan fisik yang menggunakan dana DTT di BPBD Kabupaten Rejang Lebong. Yakni pemasangan pelapis, penahan, beronjong di Taba Renah-Air Dingin Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) Rp 92.700.000. Rehab dan Rekon Infrastruktur jalan Taba Renah-Dataran Tapus Rp 90.741.000. Rehab dan rekon infrastruktur jalan Soponyono senilai Rp 59.091.000. Serta, untuk kegiatan Rehab Rekon Infrastruktur Jalan Sapta Marga senilai Rp 227.273.000 dan kegiatan rehab rekon infrastruktur Jalan Beringin 3 senilai Rp 152.436.000. Selanjutnya kegiatan rehab rekon infrastruktur irigasi Air Tik TA-Simpang Macang senilai Rp 72.727.000 dan rehab rekon infrastruktur irigasi Air Putih-Kali Bandung senilai Rp 74.547.000. Diduga tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan dan turunannya Perda RL Nomor 05 tahun 2007 tentang penggunaan pengelolaan keuangan daerah. (dtk)

Baca Juga ...

Proyek Rp 287 Miliar Dipakai Bayar Utang

BENGKULU – Hingga memasuki pertengahan Juli ini, baru 167 paket lelang yang sudah masuk ke ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.