Home / MUKOMUKO / TPP Guru Tidak Dibayar Penuh

TPP Guru Tidak Dibayar Penuh

MUKOMUKO – Para guru PNS non sertifikasi di Kabupaten Mukomuko bakal tak menerima penuh tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk dua bulan. Masing-masing guru akan menerima sekitar 60 persen. Jadi ada pengurangan besar -besaran mencapai 40 persen untuk setiap guru.

Dikatakan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mukomuko, Saburdi, S.Pd, M.Hum melalui Pengelola Aneka Tunjangan Guru M. Rizani, S.IP menerangkan pengurangan tersebut lantaran adanya aktivitas libur sekolah.

Ada sekitar 300 guru yang TPP bulan Juni dan Juli ini hanya diberikan masing-masing perbulannya sebesar 60 persen. Artinya, kalau penuh, guru mendapatkan TPP Rp 500 ribu setiap bulan.

Kalau dua bulan berarti mendapatkan Rp 1 juta. Namun karena ada pengurangan, sehingga TPP untuk dua bulan itu hanya dibayarkan sekitar Rp 600 ribu setiap guru. ‘’Setelah konsultasi dengan BKPSDM, maka TPP guru ini hanya diberikan 60 persen,” papar Zani.

Pembayarannya tidak menunggu guru tersebut masuk kerja atau setelah libur sekolah berakhir. Karena pembayaran TPP selama ini lewat sistem transfer ke rekening guru bersangkutan.

‘’Jadi tak ada kendala, sedang masuk atau tidak. Kita bayarnya dengan sistem transfer, tidak dibayar dengan tunai,” uajr Zani.

Terpisah Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko Edy Suntono, SH mengatakan setelah pihaknya koordinasi dengan Pemprov Bengkulu, disimpulkan untuk TPP guru tetap dibayarkan penuh 100 persen.

Karena tak masuk kerja ratusan guru itu bukan kehendak pribadi. Tetapi sudah merupakan agenda rutin kalender pendidikan. “Sudah kita minta petunjuk kepada Pemprov Bengkulu sebagai pedomani untuk pembayaran TPP ini,’’ demikian Edy.(hue)

Baca Juga ...

Kapal Terbalik, Dua ABK Selamat

MUKOMUKO –Satu unit kapal nelayan terbalik saat hendak masuk mulut muara Pantai Pasar Sebelah. Kapal ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.