Home / CURUP / Kontraktor Ngaku Tak Tahu Sumber Anggaran

Kontraktor Ngaku Tak Tahu Sumber Anggaran

DIPERIKSA: Pelaksana salah satu kegiatan fisik yang bersumber dari DTT tahun 2011, Rudi Hartono diperiksa penyidik Kejari RL kemarin.

CURUP – Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong (RL) kembali melanjutkan pemeriksaan saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi DTT tahun 2011 di Setkab RL senilai Rp 2,5 miliar. Kali ini giliran rekanan yang ditunjuk melaksanakan salah satu kegiatan di BPBD RL yang menggunakan anggaran DTT TA 2011.

Saksi tersebut merupakan pelaksana dari CV. Kali Musi, yaitu Rudi Hartono. Rudi diperiksa selama 3 jam, mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB terkait kegiatan pemasangan pelapis, penahan, beronjong di Taba Renah-Air Dingin Kecamatan Bermani Uulu Raya (BUR) senilai Rp 92.700.000 yang dikerjakan perusahaan mereka.

Dijelaskan Kajari RL Edi Utama, SH, MH melalui Kasi Pidsus Galuh Bastoro Aji, SH, MH, dari hasil pemeriksaan, saksi mengakui memang melaksanakan kegiatan tersebut. Mereka melaksanakan kegiatan dengan sistem pengadaan langsung oleh BPBD RL saat itu. ‘’Soal kegiatan, menurut saksi sudah selesai dan diserahterimakan,’’ terang Galuh.

Hanya saja, sambung Galuh, saksi mengaku tidak mengetahui detai sumber dana, kalau ternyata bersumber dari DTT atau dari BPBD RL sendiri. ‘’Sepengetahuannya dana bersumber dari APBD tahun tersebut dan baru tahu ketika munculnya perkara yang sedang diproses kejaksaan,’’ sambung Galuh.

Ditambahkan Galuh, seluruh hasil pemeriksaan saksi khusus pengelolana kegiatan fisik di BPBD RL yang menggunakan DTT tahun 2011 akan mereka pelajarai terlebih dahulu. Baru nantinya akan disimpulkan apakah masih ada saksi yang dibutuhkan untuk dimintai keterangan atau bagaimana. ‘’Kalau memang nanti penyidik berkesimpulan cukup, mungkin akan kita jadwalkan pengecekan fisik dari kegiatan yang menggunakan DTT tersebut,’’ imbuh Galuh.

Untuk diketahui, ada DTT TA 2011 yang diberikan kepada BPBD Kabupaten RL dan digunakan untuk kegiatan fisik sebanyak 7 item pekerjaan. Masing-masing untuk pemasangan pelapis, penahan, beronjong di Taba Renah-Air Dingin Kecamatan Bermani Uulu Raya (BUR) senilai Rp 92.700.000, Rehap dan Rekon Infrastruktur jalan Taba Renah-Dataran Tapus senilai Rp 90.741.000 dan kegiatan rehab dan rekon infrastruktur jalan Soponyono senilai Rp 59.091.000.

Serta, untuk kegiatan Rehab Rekon Infrastruktur Jalan Sapta Marga senilai Rp 227.273.000 dan kegiatan rehap rekon infrastruktur Jalan Beringin 3 senilai Rp 152.436.000. Selanjutnya kegiatan rehab rekon infrastruktur irigasi Air Tik TA-Simpang Macang senilai Rp 72.727.000 dan rehab rekon infrastruktur irigasi Air Putih-Kali Bandung senilai Rp 74.547.000. Dan ini diduga tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan dan turunannya Perda RL Nomor 05 tahun 2007 tentang penggunaan pengelolaan keuangan daerah.(dtk)

Baca Juga ...

Tsk Pungli Ditahan Jaksa

CURUP – Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Rejang Lebong (RL) akhirnya menuntaskan Berkas Perkara (BP) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.