Rabu , 26 September 2018
Home / METROPOLIS / Proyek Rel Kereta Api Dikebut

Proyek Rel Kereta Api Dikebut

BENGKULU – Rencana Pemprov Bengkulu membangun rel kereta api dari Kota Padang (Rejang Lebong) ke Pulau Baai Kota Bengkulu akan segera terealisasi. Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI dijadwalkan pekan depan datang ke Bengkulu untuk meninjau langsung titik ruas yang akan dilalui kereta api.

Ini disampaikan Plt Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.MA kepada RB kemarin (13/7). “Kemarin saya sudah bertemu langsung dengan Menteri ATR/BPN, beliau mengatakan akan datang langsung minggu depan ke Bengkulu untuk memastikan titik ruas yang dilalui nanti. Saat proses pembebasan lahan sudah selesai, proyek ini bisa dikerjakan dengan cepat,” ujar Rohidin.

Rohidin optimis rencana pembangunan rel kereta api ini akan segera terealusasi, paling tidak di awal tahun 2019. Saat ini, ia sudah mengeluarkan SK gubernur tentang penetapan trase. “Saya sudah mengeluarkan SK gubernur penetapan trase. Ini kan nanti dikerjakan oleh pihak ketiga (investor). Realisasinya mudah-mudahan 2019 sudah mulai berjalan,” kata Rohidin.

Dengan telah dikeluarkannya SK, kata Rohidin tinggal lagi pihak pengembang nanti menyelesaikan tahapan-tahapan lainnya seperti studi uji kelayakan. “Dengan hasil penetapan trase ini tindak lanjut berikutnya pihak pengembang itu akan menyusun amdal, studi uji kelayakan dan tahapan pembebasan lahan,” jelas Rohidin.

Meskipun tidak masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), lanjut Rohidin namun rencana untuk membangun rel kereta api ini tetap harus terealisasi. Apalagi, Pemprov Bengkulu sudah mendapat modal awal, yakni izin atau persetujuan dari Menteri Perhubungan (Menhub).

“Persetujuan dari Kemenhub sudah kita terima. Mudah-mudahan akan berjalan. Saya ada keyakinan, akan berjalan,” demikian Rohidin. Untuk diketahui, tahun 2014 sudah lalu ada pemenangnya dari perusahaan swasta untuk mengerjakan rel kereta api dari Muara Enim ke Pulau Baai. Tapi saat itu pemerintah Sumatera Selatan tidak memberikan izin untuk kawasan Sumsel yang akan dilewati rute rel kereta api.

Oleh karena itu proyek yang akan dikerjakan tahun 2014 batal. Namun berbeda dengan jalur yang sedang digagas sekarang (jalur Kota Padang-Pulau Baai,red). Saat ini, salah satu perusahaan yakni PT. Trans Rentang Nusantara sudah menyampaikan keinginan untuk membangun proyek perkereta apian Kota Padang – Pulau Baai berdasarkan kerjasama pemerintah dengan badan usaha.

Hanya saja, memang ada beberapa kendala terutama terkait pembebasan lahan karena jalur trase itu nanti melewati sedikit lahan milik masyarakat.(tew)

Baca Juga ...

Jemput Pacar, Kena Tujah

CURUP – Kejadian nahas dialami Bagas (18) warga Sawah Baru Kelurahan Jalan Baru Kecamatan Curup ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.