Selasa , 16 Oktober 2018
Home / BERITA UTAMA / PDRB Kemendes PDTT Tingkatkan Koordinasi Tangani Gempa di NTB

PDRB Kemendes PDTT Tingkatkan Koordinasi Tangani Gempa di NTB

NUSA Tenggara Barat (NTB) diguncang gempa. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) langsung merespons bencana alam yang menghancurkan ribuan rumah tersebut.

Berdasarkan kajian cepat yang dilakukan oleh Direktorat Penanganan Daerah Rawan Bencana (PDRB) di lapangan, saat ini pengungsi membutuhkan berbagai kebutuhan pokok berupa makanan, air, serta peralatan anak dan balita.

Dalam upaya penanganan tersebut, PDRB berkoordinasi dengan berbagai lembaga, yaitu Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat di lokasi pengungsian Ketapang Lombok Timur.

“Koordinasi merupakan bagian yang sangat penting karena di antara kelemahan penanganan bencana adalah sistem koordinasi yang lemah,” kata Kasubdit PDRB Ferry Syahminan, dalam keterangan tertulis, Selasa, 31 Juli 2018.

Ferry menyebutkan tim PDRB juga mengunjungi tenda penyintas di Obel Obel, Medain, dan Sembalun. Di lokasi tersebut mereka meninjau dapur umum dan rumah yang terdampak gempa.

Tim PDRB juga mendapati temuan bahwa masih banyak masyarakat yang tidak mau mengungsi karena takut harta bendanya hilang. Hal itu menyebabkan bantuan yang disalurkan belum merata karena masih terpusat di posko pegungsian yang disediakan pemerintah.

Oleh karena itu, Ferry meminta para Pendamping Desa  melakukan koordinasi dengan posko utama agar distribusi bantuan bisa lebih merata. Selain itu, para pendamping desa juga akan membahas pemenuhan kebutuhan dasar menggunakan APBDes.(ros)

Baca Juga ...

Heboh, Warga Pasar Bengkulu Temukan Mayat Dipinggir Pantai

BENGKULU– Selasa (16/10) pukul 04.00 WIB, warga di pesisir Pantai Pasar Bengkulu tepatnya di Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.