Selasa , 14 Agustus 2018
Home / METROPOLIS / Perkuat Persatuan Umat Beragama dan Berbangsa

Perkuat Persatuan Umat Beragama dan Berbangsa

BERSATU: Kesbangpol menggelar Rakorda kemarin dengan tema menguatkan persatuan umat bvragama dan berbangsa.

BENGKULU – Semakin dekatnya pemilihan anggota legistatif (Pileg) pada Pemilu 2019, isu Suku, Agama dan Ras (SARA)serta Problematika kehidupan keagamaan yang semakin kompleks, dikhawatirkan akan muncul kembali. Hal ini menarik perhatian Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Drs. Farid Abdullah, MM dengan menggelar kegiatan rapat koordinasi daerah (rakorda).

Kegiatan yang dihadiri Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se – Provinsi Bengkulu Kegiatan itu, digelar kemarin (9/8) di Hotel Royal Padang Harapan dengan bertemakan “Bersama Kita Tingkatkan Toleransi Antara Umat Beragama, Dalam Mewujutkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Farid Abdullah mewakili Plt Gubenur Bengkulu mengatakan, Rakorda FKUB ini merupakan implementasi dari amanat Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan FKUB dan Pendirian Rumah Ibadah.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyukseskan salah satu program Plt Gubernur Bengkulu, yaitu kerukunan antar umat beragama yang pada intinya terciptanya masyarakat di Provinsi Bengkulu yang rukun, aman damai dan bertoleransi,” tambahnya. Forum ini dianggap penting karena momentumnya sangat tepat. Paling tidak ada 2 hal yang akan dihadapi dalam waktu dekat ini.

“Diantaranya problematika kehidupan beragama yang makin kompleks dan Pemilihan Presiden serta Pemilihan Legislatif serentak di dalam menangkal isu SARA dan konflik keagamaan yang dapat merusak sendi-sendi toleransi kerukunan umat beragama itu sendiri,” sampainya.

Sementara Kabid Masalah Strategis Daerah Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Miftarul Ilmi, M.Si di depan peserta Rakorda mengajak pesreta untuk meningkatkan dan memperkuat dialog antar agama serta penggunaan norma dan aturan lokal untuk pencegahan konflik. “Perlu diwaspadai ancaman penyebaran informasi hoax dan berbau SARA menjadi satu hal yang saat ini sedang diantisipasi,” imbaunya. (eno/svc)

Baca Juga ...

Pagi Ini, Pelantikan Ketua DPRD Kota

BENGKULU – Bila tidak ada kendala, pagi ini (13/8), Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.