Rabu , 26 September 2018
Home / MUKOMUKO / Pencuri Mesin Nelayan, 3 Orang dari Bengkulu

Pencuri Mesin Nelayan, 3 Orang dari Bengkulu

DITANGKAP: Pelaku pencurian mesin perahu nelayan Ipuh diringkus Polres Mukomuko.

MUKOMUKO – Akhirnya para pelaku pencurian mesin jokong milik nelayan Ipuh Kabupaten Mukomuko, terungkap. Para pelaku berjumlah 4 orang. Saalh satu diantaranya yakni asal Desa Pasar Ipuh Kecamatan Ipuh. Sedangkan 3 orang lainnya adalah warga Kota Bengkulu.

Dikatakan Kapolres Mukomuko AKBP. Yayat Ruhiyat, S.IK, pelaku yang berdomisili di Desa Pasar Ipuh itu inisial J (21). Dia ditangkap di Ipuh oleh tim Polsek Mukomuko Selatan.

Saat dinterogasi dan dilakukan pengembangan didapatkan identitas tiga pelaku lainnya. Yakni, IG (34), sebagai petani, warga Jalan Merapi Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu. RI (31) warga Kebun Ros Kota Bengkulu dan AE (20) warga Kota Bengkulu.

‘’Kedua tersangka lainnya yakni IG dan RI ditangkap di Kota Bengkulu. Sedangkan RI, kini dalam tahanan Polres Kota Bengkulu, terkait penanganan perkara lain,” jelas kapolres.

Barang bukti 2 unit mesin jokong berikut dengan tangki minyaknya, diamankan dari kediaman AE. Sedangkan mobil yang dipakai para tersangka membawa kabur hasil curian masih dipihak leasing.

“Mereka mencuri, dengan menggunakan mobil jenis pikap. Mobil itu milik saudara dari salahsatu tersangka. Usai mencuri, barang-barang hasil curian langsung dibawa ke Kota Bengkulu menggunakan mobil tersebut,” terangnya.

Kalau keterangan para tersangka, barang tersebut belum sempat dijual. Kemudian untuk tersangka berinisial RI, merupakan residivis kasus pembunuhan. Dia baru delapan bulan bebas. Penyidik menduga, pencurian itu jaringan, karena sudah terencana.

‘’Mengarah mereka ini dikatakan jaringan, karena sudah terkoordinir. Ini akan kita kembangkan kemungkinan ada TKP lain,” jelas kapolres.

Mesin tersebut yakni milik Saprudin dan Candra nelayan Ipuh. Kejadian pencurian itu 4 Agustus 2018 lalu. Usai dilaporkan pada 5 Agustus 2018 Polsek Mukomuko Selatan melakukan penyelidikan. Lalu terungkap satu tersangka. Kemudian dikembangkan, didapat tiga tersangka lainnya.

“Ketiga tersangka yang kita amankan ini, dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal tujuh tahun penjara,” demikian kapolres.(hue)

Baca Juga ...

Pajak Pemanfaatan Air Bawah 10 Persen

MUKOMUKO – Kabid Pendapatan 1 Badan Keuangan Daerah (BKD) Mukomuko Singgih Pramono, S.Sos, M.Si mengatakan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.