Rabu , 26 September 2018
Home / BENGKULU UTARA / 85 Ribu Warga Belum Punya BPJS Kesehatan

85 Ribu Warga Belum Punya BPJS Kesehatan

JAMINAN KESEHATAN : Kepala Cabang BPJS Kesehatan Curup saat memaparkan kondisi peserta BPJS di Kabupaten BU.

ARGA MAKMUR – Sebanyak 85 ribu warga BU belum memiliki jaminan kesehatan dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal ini diungkapkan Kepala BPJS Perwakilan Curup Syafrudin Imam Negara saat bertemu dengan Pengurus PWI Cabang BU, kemarin (12/9).

Saat ini tercatat sebanyak 195.294 warga BU sebagai menerima BPJS Kesehatan. Baik itu dari kalangan PNS, pegawai swasta maupun BPJS Kesehatan mandiri, dan BPJS yang bersumber dari pembiayaan pemerintah baik itu APBN atau APBD.

Dari jumlah tersebut 44.159 pemegang BPJS adalah BPJS mandiri yang membayar langsung ke BPJS. Namun sayangnya dari jumlah tersebut, 21 ribu diantaraya sudah berstatus menunggak dan sudah dihentikan sementara layanannya.

Jika dijumlahkan, jumlah tunggakan mencapai Rp 4,8 miliar terhitung 1 September tahun ini. Syafrudin menerangkan BPJS Kesehatan sangat penting untuk masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. BPJS juga menggunakan prinsip gotong-royong sehingga warga yang membayar iuran BPJS namun tidak sakit, setorannya digunakan untuk warga yang sakit. “Jadi prinsipnya gotong royong. Makanya harapan pemerintah semua masyarakat bisa memiliki BPJS Kesehatan. Sehingga pelayanan kesehatan masyarakat dijamin,” katanya.

BPJS juga tidak menggenakan denda lagi bagi peserta yang terlambat membayar iuran. Hanya saja, pembayaran yang terlambat hingga satu bulan maka dengan sendirinya kartu tersebut tidak berlaku hingga pemegang melakukan pelunasan.

“Namun, untuk tunggakan di atas satu tahun kita berikan potongan agar pemegang tinggal membayar satu tahun saja plus bulan berjalan. Jadi hanya 13 bulan saja,” terangnya.

Dalam pertemuan tersebut, Syafrudin menjelaskan mengenai metode pembayaran hingga fasilitas yang didapatkan oleh peserta jika nantinya harus berobat ke dokter. Termasuk berbagai kemudahan dengan sistem online yang kini mulai diterapkan BPJS Kesehatan. “Saat ini bisa mendaftar online melalui smartphone. Kita juga sudah mengaktifkan pola rujukan online. Ini untuk mengikuti kebiasaan masyarakat saat ini,” pungkas Syafrudin.(qia)  

Baca Juga ...

332 Ha Kebun Sawit Rp 8,3 M

ARGA MAKMUR – Pemkab Bengkulu Utara (BU) akan segera mencairkan dana replanting atau penanaman kembali ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.