Rabu , 26 September 2018
Home / BENGKULU UTARA / Empat Anak Punk Diamankan

Empat Anak Punk Diamankan

MERESAHKAN: Empat anak punk diamankan di Kantor Satpol PP.

ARGA MAKMUR – Empat anak punk diciduk Satpol PP saat sedang tidur di kawasan Pasar Purwodadi, Arga Makmur. Mereka ditangkap karena laporan warga dan pedagang yang resah dengan keberadaan mereka di kawasan pasar dan terminal.

Dari keempatnya, satu diantaranya wanita berinisial Na (17) asal Prabumulih, Sumsel dan De (14)  seorang laki-laki asal Ketahun BU. Sedangkan dua lagi masing Th asal Lubuk Linggau, Sumsel dan Rf asal Desa Kuro Tidur, Arga Makmur. Satpol PP BU kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Keempatnya diketahui meresahkan warga bukan hanya karena tingkahnya yang tidur di sembarang tempat dan bernyanyi hingga tengah malam. Namun meraka juga menggunakan berbagai anting di sekujur wajah dan tubuh mereka yang membuat masyarakat takut.

Di Kantor Satpol PP, mereka diminta untuk membuat pernyataan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya. Selain itu, dua orang yang bukan warga BU diminta untuk pulang ke tempat asalnya dan tidak lagi kembali ke BU dengan kegiatan yang sama.

Kasat Pol PP BU Made Astawa, SP, MM mengatakan kegiatan anak punk mengamen dan tidur di kawasan pasar serta menggunakan pakaian yang “nyentrik” meresahkan masyarakat. Hal ini membuat warga melaporkan keberadaan mereka ke Kantor Satpol PP. “Makanya kita bawa ke kantor untuk kita berikan arahan,” kata Made.

Selain itu, Satpol PP juga menemukan pisau, gunting dan jarum suntik yang dibawa oleh keempatnya. Bahkan, salah satu dari mereka juga kedapatan membawa Tisu Magic yang biasanya digunakan untuk hubugan suami istri.(qia)

Baca Juga ...

332 Ha Kebun Sawit Rp 8,3 M

ARGA MAKMUR – Pemkab Bengkulu Utara (BU) akan segera mencairkan dana replanting atau penanaman kembali ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.