Rabu , 26 September 2018
Home / BERITA UTAMA / Formasi CPNS Kacau BKD Minta Revisi

Formasi CPNS Kacau BKD Minta Revisi

Kepala BKD Provinsi Bengkulu Ir.Diah Irianti,M.Si

BENGKULU  – Kendati KemenPAN-RB sudah menetapkan dan mengumumkan kuota dan formasi CPNS untuk Provinsi Bengkulu, namun ternyata formasi yang ditetapkan oleh KemenPAN-RB masih kacau. Oleh karena itu, kemarin (13/9) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu berangkat kembali ke Jakarta untuk revisi formasi yang kacau itu.

Formasi kacau maksudnya banyak formasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan pemprov. Ini disampaikan oleh Kepala BKD Provinsi Bengkulu Dra. Hj Diah Irianti, MSi melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian (PPIK), Dei Natali Handy kepada RB.

“Saya kini di Jakarta, masih sibuk revisi formasi. Ternyata belum tentu semua formasi yang diberikan kemenPAN itu benar, banyak yang salah. Contoh, tenaga-tenaga kesehatan seperti dokter-dokter itu masa penempatannya di Rumah Sakit Jiwa Tampan. Sedangkan rumah sakit itu adanya di Riau, bukan di Bengkulu,” kata Dei.

Bukan hanya di Rumah Sakit Jiwa Tampan saja, rata-rata untuk formasi tenaga kesehatan seperti dokter itu penempatannya di rumah sakit yang ada di Riau. “Kesalahan ini juga banyak terjadi di pemda lainnya. Ini saja kita masih menunggu. Ini baru antrean ke-46, sedangkan ada 100 lebih pemda yang minta revisi,” beber Dei.

Dilanjutkannya bahwa ada beberapa formasi yang diusulkan namun tidak muncul, sebaliknya ada formasi yang tidak diusulkan justru dimunculkan. “Contoh lagi, seperti sarjana hukum itu tidak kita usulkan tapi muncul. Justru yang tidak kita usulkan kok muncul. Sarjana hukum itu tidak kita usulkan, tapi muncul 5. Lalu ada yang kita usulkan tapi tidak muncul seperti untuk penempatan tenaga maritim perikanan, kelautan, budidaya ikan, ikan tangkap dan lain-lain,” papar Dei.

Ditanya jumlah item formasi dan penempatan yang mau direvisi, Dei belum mau menyebutkannya. “Pokoknya banyak yang mau direvisi. Tapi yang jelas untuk jumlah kuota kita tetap, tidak berubah yakni 317 dengan rincian 201 tenaga guru, 55 tenaga kesehatan dan 61        teknis. Itu tidak akan berubah. Hanya penempatan saja yang perlu direvisi,” katanya.

Saat ini, lanjut Dei pihaknya (BKD) belum bisa memberitahu rincian formasi untuk Pemprov Bengkulu. Misalnya untuk formasi guru, berapa formasi untuk guru SD, SMP, SMA dan SMK yang dibutuhkan dan dimana saja penempatannya. Termasuk tenaga kesehatan seperti dokter-dokter spesialis apa asaja yang dibutuhkan dan dimana saja penempatannya nanti.

“Rinciannya belum bisa disampaikan. Apalagi ini masih direvisi. Nanti diumumkan serentak di media. Karena itu wajib tapi itu serentak se-Indonesia diumumkannya. Formasi secara detil nanti kita umumkan secara resmi, belum boleh dibuka sekarang. Jadwalnya pengumumannya juga belum tahu,” ujar Dei.

Masih kata Dei, setelah seleksi/tes CPNS tahun ini selesai, CPNS yang lulus diwajibkan untuk membuat surat pernyataan bersedia mengabdi minimal selama 10 tahun di instansi tempat dia melamar. Artinya yang lulus CPNS tidak bisa serta merta mengajukan atau mengusulkan untuk pindah tempat tugas.

“Ini kebijakan dari Menpan, nantinya bagi mereka yang sudah dinyatakan lulus harus membuat surat pernyataan untuk 10 tahun mengabdi di instansi tempat dia melamar. Dan tidak bisa pindah dengan alasan apapun,” jelas Dei.

Terpisah, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Mudzakir saat dikonfirmasi soal revisi penempatan dalam formasi ini mengaku belum tahu. “Saya justru belum dapat infonya. Setahu saya formasi itu sudah melalui proses ‘bottom up’ uslan dari daerah kemudian diverifikasi,” ujarnya.(tew)

Baca Juga ...

Kasasi Ridwan Mukti Ditolak Mahkamah Agung, Rohidin Segera Dilantik Gubernur

BENGKULU– Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA akan dilantik segera ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.