Home / METROPOLIS / Pertamax Empat Kali Naik Harga

Pertamax Empat Kali Naik Harga

BIASA: Antrean di SPBU nonsubsidi di SPBU Gading Cempaka kemarin (10/10) tetap berjalan normal.

BENGKULU – Pemerintah resmi menaikkan harga beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM). Diantaranya jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, Biosolar nosubsidi. Untuk harga pertamax,  mengalami kenaikan dari harga Rp 9.500 perliternya menjadi Rp 10.400 perliternya.

Kenaikan harga BBM jenis pertamax tersebut, adalah untuk yang keempat kalinya kurun waktu Januari-Oktober 2018. Harga pertamax mengalami kenaikan pertama pada 13 Januari 2018 lalu, dari Rp 8.400 perliter menjadi Rp 8.600. Selanjutnya 24 Februari naik lagi dari Rp 8.600 perliter menjadi Rp 8.900 perliter. Berikutnya 1 Juli naik lagi menjadi Rp 9.500 perliter. Terakhir, harga BBM non subsidi ini naik menjadi Rp 10.400 perliter.

Kenaikan harga beberapa jenis BBM tersebut, resmi dimulai pukul 11.00 WIB. Pjs. Region Manager Communication & CSR Sumbagsel Taufik Rahman mengatakan naiknya harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO salah satunya karena naiknya kurs dolar saat ini. Selain itu naiknya harga juga dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik.

Saat ini harga minyak dunia rata-rata menembus 80 dolar per barel, dimana penetapannya mengacu pada Permen ESDM No. 34 tahun 2018 Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014, Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM.

“Jadi untuk BBM nonsubsidi kita lakukan penyesuian harga, namun bila kurs dolar nanti turun lagi kita akan sesuaikan lagi hargnya,” terang Taufik.

Sementara itu Pengawas salah satu SPBU Gading Cempaka depan Bencoolen Mall (BenMall) di Kota Bengkulu, M. Subahbah Iqbal mengatakan setelah mendapat informasi bahwa BBM nonsubsidi naik maka pengawas langsung menerapkan harga baru tersebut atas perintah atasan. Namun naiknya BBM nonsubsidi tersebut tidak menjadikan masyarakat risau. Ini dibuktikan tidak ada gejolak di SPBU.

“Kita jam 11.00 WIB langsung merubah harga dengan harga yang baru dan itu tidak ada gejolak di SPBU semua aman tanpa ada antraan yang panjang,” ungkap Iqbal.Ditambahkannya, untuk daerah yang terkena bencana alam, kenaikan harga BBM nya ditunda sementara. Seperti di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah.(tek)

Baca Juga ...

Jelang Tahun Baru, Waspada Gepeng Eksodus

BENGKULU – Jelang menyambut tahun baru 2019 yang tinggal hitungan dua bulan lagi, sejumlah gelandangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.