Home / MUKOMUKO / Lahan Kategori Kritis

Lahan Kategori Kritis

MUKOMUKO – Lahan seluas 24 hektare miliknya masyarakat bakal dilakukan penghijauan. Lantaran, lahan itu dalam kategori kritis. Penghijauan itu akan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mukomuko akhir tahun 2018.

Lahan masyarakat yang bakal menjadi sasaran dihijaukan itu, berada di wilayah Kecamatan Penarik dan Kecamatan Selagan Raya. Ini dijelaskan Kepala DLH Mukomuko, drg. Robin Linton Simanjuntak, kemarin (8/11).

“Lahan yang akan ditanami ada dua hamparan. Sekitar 11 hektare di Kecamatan Penarik dan 13 hektare di wilayah Kecamatan Selagan Raya,” tutur Robin.

Dijelaskannya, lahan kritis milik masyarakat ini bakal ditanami tanaman buah-buahan. Rencana, ada empat jenis tanaman buahan. Seperti kelengkeng, durian, jambu, dan mangga.

‘’Kalau untuk jenis tanaman itu berdasarkan permintaan masyarakat atau pemilik lahan. Awalnya, jenis tanaman untuk penghijauan tersebut jenis tanaman kayu dan kayu manis,” jelas Robin.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan penghijauan tersebut diserahkan pada pihak ketiga. Dana yang disediakan Rp 300 juta. Dengan peruntukan sekitar Rp 190 juta untuk pengadaan bibit. Sedangkan selebihnya digunakan untuk biaya jasa penanaman.

“Jadi tidak kita serahkan bibit tanaman tersebut pada pemilik lahan untuk ditanam sendiri. Tetapi dikerjakan pihak rekanan. Dalam satu bidang lahan masyarakat itu, akan ditanami empat jenis tanaman,” papar Robin.

Pihaknya telah survei lahan yang akan dihijaukan itu. Ia menyakini program tersebut nantinya sukses. Karena tanaman yang ditanam dapat menjadi sumber penghasilan bagi pemilik lahan. Tidak kalah penting, jenis tanaman merupakan jenis tanaman yang diinginkan masyarakat.

“Penghijauan ini dilakukan di satu hamparan lahan yang cukup. Agar mudah dipantau, sehingga jelas hasilnya,’’ demikian Robin.(hue)

Baca Juga ...

Penghargaan 1 Gram Emas Untuk Veteran

MUKOMUKO – Sebanyak 10 orang veteran dan janda veteran terima penghargaan berupa 1 gram emas, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.