Warga Tuntut Pejabat Berselingkuh Dipecat

KOTA MANNA – Buntut dari kasus dugaan selingkuh antar PNS yang melibatkan oknum pejabat di Bappeda Ta (51) alias Dul, dan Ri (31) pegawai Kantor Lurah, membuat oknum pejabat terancam dipecat. Pasalnya sekitar 50 warga termasuk keluarga dan suami Ri, gelar aksi unjuk rasa mendatangi beberapa instansi, Kamis pagi kemarin (25/7). Tujuan aksi ini menuntut agar Dul yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka, dipecat dari PNS.

Awalnya massa datangi kantor Bappeda tempat Dul bekerja. Di sini– massa ditemui langsung Kepala Bappeda Iksan Wardani Wajis, SH, M.Pd. Menanggapi tuntutan massa Iksan hanya menjawab pemecatan Dul bukan kewenangan dirinya. Dul– yang bertugas di Bappeda saat aksi berlangsung tidak berada ditempat.

Lalu massa melanjutkan aksi menuju kantor inspektorat, yang tak jauh dari Kantor Bappeda. Di sini massa disambut Kepala Inspektorat BS Minarman. Pada kesempatan itu Minarman berjanji akan menindaklanjuti dengan melakukan penelusuran terhadap kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan sesama PNS.

‘’Aksi yang kita lakukan pertamakali yakni mendatangi Kantor Bappeda dilanjutkan ke Inspektorat dan kemudian menuju Kantor Bupati. Di Kantor Bupati kita diterima oleh Wakil Bupati Dr. drh. Rohidin Mersyah, MMA . Sambutan Eabup cukup baik dan akan memerintahkan Inspektorat guna menelusuri kebenarannya,’’ ujar Rizal Zaidin yang tidak lain adalah pelapor dugaan selingkuh yang dilakukan istrinya dengan Dul.

Lanjut Rizal, Wabup berjanji jika Dul sebagai pejabat terbukti berselingkuh maka akan diusulkan untuk dipecat sesuai PP No 53 Tahun 2010. Menurut Rizal– dirinya juga menuntut agar tersangka Ti ditahan. Setelah bertemu dengan Wabup massa lalu melanjutkan aksinya dengan mendatangi DPRD BS.

‘’Anggota dewan juga akan menyampaikan aspirasi warga dan keluarga korban agar kasus ini ditelusuri untuk membuktikan kebenarannya. Intinya, aksi kita dengan mendatangi beberapa instansi, semuanya disambut baik dan mendukung tuntutan kita jika terbukti benar,” pungkas Rizal.

Aksi demo dipimpin Korlap Herman Lufti mewakili keluarga korban. Menurut Rizal, perselingkuhan yang dilakukan Dul bukan kali pertama ini terjadi. Tapi sudah ada empat korban termasuk pelajar SMK.(key)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: