Selasa , 11 Desember 2018
Home / PRO OTONOMI / Kaur Aman, Kapolda Minta Jaga Netralitas

Kaur Aman, Kapolda Minta Jaga Netralitas

 

 

BINTUHAN – Terbakarnya kantor KPU Bengkulu Selatan, membuat kunjungan Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs. HM. Ghufron, MM, M.Si bersama Dandrem 041 Gamas Kolonel Inf. Fajar Budiman, S.IP di Kaur dipercepat. Selain Kapolda, ikut dalam kunjungan tersebut Kabinda Provinsi Bengkulu Drs. Idam Malik, M.SI dan dua komisioner KPU Kaur yaitu Siti Baroroh dan Eko Sugiarto.

Kapolda yang dijadwalkan memantau kesiapan Polres Kaur dalam pengamanan pilkada, kemudian berkunjung ke Sekretariat Panwaslu dan mengecek gudang logistik KPU Kaur, kemarin (7/10) batal. Kapolda hanya melakukan tatap muka dengan komisioner KPU dan Panwaslu di sekretarit KPU Kaur. Setelah kurang lebih tiga jam berdiskusi dengan anggota KPU dan Panwaslu Kaur, Kapolda beserta rombongan langsung bertolak ke Bengkulu Selatan.

Kepada awak media Kapolda mengatakan secara umum situasi keamanan di Kaur dalam tahapan pilkada ini, terbilang cukup aman. Kapolda meminta seluruh anggota Polri, TNI termasuk PNS menjaga netralitasnya baik di pilgub maupun pilbup Kaur yang dilaksanakan serentak nantinya.

“Polri, TNI dan PNS itu tetap harus netral, baik itu anggaranya, kemudian fasilitasnya mulai dari kendaraan serta dirinya. Kalau ada PNS yang pakai mobil dinas dipasangi plat hitam itu pasti ada maksud tertentu, itu harus dipantau dan ditertibkan oleh pemerintah daerah,” kata Kapolda.

Kapolda juga mengimbau KPU Kaur untuk memetakan TPS-TPS yang rawan dan letaknya jauh dari pusat kabupaten. Dipastikan penyaluran logistik pada saat pilkada yang akan datang bisa tetap berjalan baik. Dan hal ini juga harus disosialiasikan ke media, karena biar masyarakat tahu kalau ada TPS yang mungkin penyalurannya lebih awal dan sebagainya.

Menurut Kapolda ini penting, apa lagi diperkirakan pada bulan Desember yang akan datang hujan. Dan ini menjadi perhatian untuk KPU Kaur, bagaimana penyaluran dan pendistribusian surat suara bisa aman. Karena jangan sampai nantinya karena hujan semua kertas suara basah dan sebagainya.

“Pengamanan logistik dan pendistribusianya penting kita perhatikan. Karena alam tidak bisa kita lawan, kalau nantinya dalam pelaksanaan pilkada terjadi hujan dan badai,” kata Kapolda dalam pengarahannya kemarin.

Terkait dengan itu semua Ketua KPU Kaur Sirajuddin Aksa, M.TPd mengatakan kalau pihaknya sudah memetahkan beberapa TPS rawan dan sulit di jangkau di Kaur. Ada tiga kecamatan yang beberapa TPSnya sulit dijangkau, yaitu Nasal, Muara Sahung dan Maje.

“Semuanya sudah kita antisifasi, bahkan anggaran pendistribusian ke beberapa TPS yang jauh juga sudah kita naikan. Untuk itu mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik nantinya,” pungkas Ketua KPU Kaur kemarin. (cik)

 

Baca Juga ...

Payung Hukum Bisnis Syariah Semakin Kuat

JAKARTA – Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mengeluarkan sembilan fatwa baru di bidang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.