Kamis , 13 Desember 2018
Home / MUKOMUKO / Mukomuko, 3 Kecamatan Rawan Bencana Longsor

Mukomuko, 3 Kecamatan Rawan Bencana Longsor

 

MUKOMUKO – Kerap turun hujan, perlu disikapi waspada masyarakat di Mukomuko. Khususnya masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Selagan Raya, Malin Deman dan Penarik.

Pasalnya, wilayah di tiga kecamatan ini rawan terhadap bencana longsor. Informasi tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko, Ramdhani, M.Si.

Dari pantauan BPBD daerah yang rawan longsor khususnya yakni pada badan jalan. Tapi tidak menutup kemungkinan longsor bisa menerpa pemukiman warga.

‘’Kalau yang paling banyak, rawan longsor mengancam badan jalan. Sebagian besar posisinya pada ruas jalan kabupaten,” ungkap Ramdhani.

Tahun ini sambung Ramdhani, BPBD Mukomuko akan membuat peta daerah rawan bencana. Ditargetkan tuntas November 2015. Langkah ini diperlukan, karena dari penetapan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), rawan terhadap 13 macam bencana.

Diantaranya selain bencana longsor, juga rawan bencana tsunami, gempa, angin puting beliung, kebakaran lahan, wabah penyakit dan konflik sosial. “Yang paling sering terjadi bencana adalah gempa, banjir, angin puting beliung, kebakaran lahan hutan dan kebakaran lahan gambut,” sebut Ramdhani.

Selain itu, pihaknya sedang mengusulkan anggaran dari APBN untuk perbaiki jalan yang menjadi jalur evakuasi, dan pembangunan titik-titik evakuasi. Apalagi Mukomuko belum memiliki gedung shelter serta belum ada gedung gudang logistik.

“Padahal ini sangat diperlukan. Sebagai daerah garis merah rawan bencana terutama gempa dan tsunami, butuh sekali gudang logistik dan gedung shelter. Daerah lain sudah ada, sedangkan Mukomuko belum ada sama sekali,’’ demikian Ramdhani.(hue)

Baca Juga ...

Pemekaran Desa Mandeg

MUKOMUKO–Sedikitnya delapan desa di Kabupaten Mukomuko ajukan pemekaran yakni Desa Bumi Mulya, Desa Wonosobo, Desa ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.