Selasa , 11 Desember 2018
Home / METROPOLIS / Plt Gub Perintahkan Tim Studi Banding

Plt Gub Perintahkan Tim Studi Banding

BENGKULU – Lelang aset Mess Pemda milik Pemprov Bengkulu tinggal beberapa langkah lagi akan direalisasikan. Plt Gubernur Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA memerintahkan tim Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) yang sudah terbentuk melakukan studi banding ke daerah-daerah lain sebelum lelang dimulai.

“Saya sudah minta, tim lelang coba buat aturan mengenai proses lelangnya seperti apa dan coba studi banding ke daerah-daerah lain yang sudah melakukan hal yang sama untuk mengetahui prosesnya seperti apa, agar semua aturan dan tahapan-tahapan itu betul sehingga lelang ini nanti bisa berjalan dengan baik,” ujar Rohidin, kemarin (11/6).

Rencananya, kata Rohidin, memang Mess Pemda itu akan dilelang setelah Lebaran. Namun tim masih harus mempersiapkan 4 dokumen. Pertama penilaian. “Mess Pemda ini coba dinilai dulu. Dulu investasi kita Rp 40 miliar, sekarang tim minta kepada lembaga independen untuk melakukan penilaian sesuai aturannya. Berapa nilai aset itu sekarang, itu harus dapat dulu,” jelas Rohidin.

Kedua, semua kelengkapan perizinan pendirian Mess Pemda itu dulu harus ada dan disiapkan. Kemudian ketiga soal lahan. “Lahan yang diperuntukkan untuk pembangunan Mess Pemda itu dulu berapa hektare. Sekarang coba diukur. Masih ada atau tidak lahan itu. Mungkin ada abrasi atau ada peruntukan yang lain. Maka kemarin sudah diukur oleh BPN,” kata Rohidin.

Keempat, lanjut Rohidin, barulah bentuk tim untuk persiapan lelangnya. “Semua dokumen ini kalau sudah lengkap Insya Allah akan segera selesai dan Mess Pemda siap untuk dilelang karena tim sudah terbantuk dan sudah siap,” ujar Rohidin.

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri menambahkan, saat ini tim sedang melakukan penilaian aset. Sedangkan pengukuran oleh BPN sudah selesai dilakukan selama 3 hari. Hasil pengukuran akan segera diberitahukan dalam waktu dekat.

“Kalau pengukuran sudah selesai, tinggal lagi penilaian aset. Setelah kita tahu berapa nilai aset kita itu, baru ada penilaian untuk penetapan harga lelang. Nanti kan berlanjut dengan kerja sama. Sejauh ini, sudah banyak perusahaan yang berkeinginan untuk ikut lelang. Insya Allah Juli sudah bisa lelang setelah penilaian aset,” jelas Hamka. (tew)

Baca Juga ...

Tarif Trans Rafflesia Rp 3 Ribu

BENGKULU – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Budi Djatmiko mengatakan, mereka sudah menetapkan tarif ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.