Selasa , 11 Desember 2018
Home / METROPOLIS / Tabut Harus Lebih Baik

Tabut Harus Lebih Baik

BENGKULU – Selama ini Festival Tabut dinilai masih terkesan monoton dan banyak kekurangan-kekurangan yang mesti dibenahi. Untuk itu jauh-jauh hari sebelum Festival Tabut 2018 dimulai, Pemprov Bengkulu, Pemkot dan Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) mulai merapatkan barisan untuk persiapan penyelenggaraan festival budaya terbesar di Bengkulu itu.

Dari beberapa kali rapat yang digelar, ada beberapa hal yang dibahas mulai dari lokasi bazar, keamanan, penataan, lokasi sampai ke seragam atau kostum. Tahun ini ditetapkan lokasi pengamanan untuk tamu VIP dan pejabat di kantor RRI dekat Simpang Skip. Ini disampaikan Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani, SE, kemarin (11/6).

“Kita ingin Festival Tabut ini ada perubahan, harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Terutama dalam segi pengamanan, mungkin untuk tamu VIP titik kumpul peristirahatan saat acara pembuangan tabut dari Simpang Lima kita arahkan para pejabat sampai ke Simpang Skip di kantor RRI, di sana peristirahatan. Kita bikin tenda seperti rest area,” ujar Yuliswani.

Kemudian masalah kostum, Kadis Pariwisata Provinsi Bengkulu Yudi Satria, SE, MM mengatakan juga sudah dibahas bersama bahwa kostum keluarga tabut juga akan ditentukan agar jangan sampai saat para anggota KKT ada yang pakai celana jeans dan sandal jepit. “Semuanya harus seragam,” kata Yudi.

Sementara itu, Ketua KKT, Ir. Syiafril meminta kepada pemerintah agar membantu mencarikan solusi untuk mengatasi permasalahan lokasi “gerga tua” tempat pengambilan dan peletakan tanah di belakang Grage Hotel. Sebab bila hujan, lokasi itu sangat kotor dan becek.

“Kalau tidak hujan okelah, tapi kalau hujan di situ sangat becek dengan tanah. Jadi kalau bisa lokasinya diakali bagaimana supaya tidak becek kalau hujan,” ujar Syiafril.

Sedangkan untuk pengamanan, sudah dibagi antara provinsi dengan kota. Yakni untuk pengamanan bazar di dalam View Tower dan di depan Gedung Daerah adalah kewenangan Satpol PP Provinsi sedangkan bazar depan Polres dan dekat Cina Town kewenangan Pemkot. Namun ini belum ada kata sepakat karena Pemkot minta bazar dialihkan ke Spor Centre. (tew)

Baca Juga ...

Tarif Trans Rafflesia Rp 3 Ribu

BENGKULU – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Budi Djatmiko mengatakan, mereka sudah menetapkan tarif ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.