Senin , 10 Desember 2018
Home / MUKOMUKO / Desa Rawa Mulya Nihil Cetak Sawah Baru

Desa Rawa Mulya Nihil Cetak Sawah Baru

MUKOMUKO – Pekerjaan proyek cetak sawah baru seluas 38 hektare di Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto Mukomuko batal direalisasikan tahun ini. Pasalnya, calon lokasi persawahan itu belum ada saluran irigasi.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko Arif Isnawan, SP, M.Si, mengatakan karena tidak ada saluran irigasi, maka pekerjaan cetak sawah yang sebelumnya untuk lahan milik warga Desa Rawa Mulya terpaksa dialihkan ke Desa Kota Praja dan Desa Agung Jaya Kecamatan Air Manjunto.

“Jadi jatah cetak sawah Desa Rawa Mulya SP 7 seluas 38 hektare, kita pindahkan ke Kecamatan Air Manjunto. Ini kita pindahkan karena jaringan irigasi menuju ke lahan persawahan tidak tersedia,” terang Arif.

Pihaknya tak mau hasil cetak sawah akan mubazir. Hanya disebabkan tidak bisa ditanami padi, akibat tak adanya air. ‘’Karena itu, tahun ini pekerjaan cetak sawah di Desa Rawa Mulya kita tunda dulu,” jelasnya.

Untuk pekerjaan cetak sawah Desa Rawa Mulya SP 7 tetap akan dijelankan, sepanjang sudah ada bangunan jaringan irigasi. Sementara yang berhak bangun jaringan irigasi itu yakni kewenangan Balai Sungai Sumatera Wilayah VII Bengkulu.

‘’Itu kewenangannya orang balai sungai, karena lokasi persawahan milik warga yang diajukan berdekatan dengan sungai. Jika pihak balai membangun jaringan irigasinya kami pastikan pekerjaan cetak sawah akan laksanakan,’’ tegas Arif.

Tetapi untuk pekerjaan cetak sawah yang tertunda, akan diajukan lagi tahun 2019 mendatang. Karena, ini sesuai program pemerintah kabupaten dan pusat akan menjadikan Mukomuko sebagai sentral pertanian tanaman pangan.

‘’Untuk menjadikan sebagai sentral tanaman pangan maka lahan persawahan harus diperluas lagi. Karena wilayah Mukomuko hampir mayoritas jadi lahan perkebunan sawit dan karet,” demikian Arif.(hue)

Baca Juga ...

Obat Anti Cacing

MUKOMUKO – Sedikitnya 40 ribu anak di Kabupaten Mukomuko, sudah diberi obat anti cacing gratis. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.