Senin , 10 Desember 2018
Home / BENGKULU UTARA / Tandatangani Pencairan Dana Desa di Penjara

Tandatangani Pencairan Dana Desa di Penjara

ARGA MAKMUR – Kades Gunung Agung Arga Makmur, Budianto hingga kemarin (11/7), masih mendekam di sel tahanan Mapolres BU karena kasus dugaan pemalsuan tanda tangan saat pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPj) penggunaan Dana Desa (DD) 2016.

Camat Kota Arga Makmur Sri Dasa, S.IP dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) sudah membesuk Budi di Mapolres BU. Bahkan, beberapa perangkat Desa Gunung Agung masih berdatangan ke Mapolres BU untuk meminta tanda tangan pencairan DD tahap II kepada Budi yang kini berstatus tersangka.

Kadis DPM BU, Budi Sampurno menuturkan sudah melaporkan kondisi tersebut ke Inspektorat. Menurutnya, Budianto kepada dirinya juga sudah mengakui memalsukan tanda tangan Pjs Kades, Rio Hermawan. Hal ini karena kepentingan berjalannya pembangunan melalui DD Gunung Agung. “Karena saat itu kondisinya harus segera pencairan. Sedangkan Rio sebagai Pjs Kades sulit ditemui. Itu keterangan Pak Budianto pada saya,” kata Budi.

Meski menjadi tersangka, Budi menjelaskan Kades Gunung Agung masih dijabat Budianto. Inspektorat akan melakukan audit terkait kasus yang menjerat Budianto dan hasil rekomendasinya akan menjadi pertimbangan. “Kalaupun nanti Inspektorat mengajukan untuk menetapkan penjabat sementara tentunya akan dilaporkan ke Bupati sebagai pertimbangan mengambil keputusan,” terangnya.

Kalaupun akan dipilih pejabat sementara, ia belum bisa memastikan apakah jabatan tersebut langsung dipegang oleh Sekdes saat ini atau menunjuk PNS sebagai Pjs kades. Kalaupun akan dilakukan pilkades ulang, maka kemungkinan Gunung Agung akan melaksanakan pilkades tahun depan. “Kita tunggu hasil kajian Inspektorat seperti apa yang akan diserahkan ke Bupati. Yang pasti, saat ini proses pembangunan dari DD tidak terganggu,” ujarnya.(qia)

Baca Juga ...

CPNS Guru Bersertifikasi Lebih Berpeluang

ARGA MAKMUR – Ini kabar penting bagi 120 peserta lebih tes CPNS Bengkulu Utara (BU) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.