Kamis , 13 Desember 2018
Home / METROPOLIS / RAPBD 2019 Rp 1,2 T, PAD Ditarget 198 Miliar

RAPBD 2019 Rp 1,2 T, PAD Ditarget 198 Miliar

PARIPURNA: Rancangan APBD Kota 2019

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bersama DPRD Kota menandatangani nota kesepahaman (MOU) tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2019 pada rapat paripurna di Kantor Sekretariat DPRD Kota Bengkulu Selasa (13/11) sore.

Disampaikan Juru Bicara Banggar DPRD Kota Bengkulu Suimi Fales dalam paripurna kemarin, bahwa sidang paripurna ini merupakan rangkaian proses penyusunan APBD tahun anggaran  dan merupakan tahapan lanjutan dari pembicaraan dan pembahasan antara eksekutif dan legislatif dalam memformulasikan kebijakan umum APBD dan prioritas program kegiatan pembangunan daerah tahun 2019 mendatang.

“Dokumen ini nantinya merupakan perencanaan pembangunan dan penganggaran dalam menyusun rancangan APBD 2019 mendatang. Dan akan selanjutnya dibahas bersama TAPD dan tim Banggar DPRD Kota Bengkulu,” kata Suimi.

Sambung Suimi, dari pembahasan rancangan KUA-PPAS Kota Bengkulu tahun anggaran 2019, Banggar DPRD Kota bersama Tim Anggaran Pemerintah Aaerah (TAPD) telah melakukan penambahan atau pengurangan anggaran kegiatan yang tidak prioritas dan tidak sesuai dengan arah kebijakan pembangunan Kota Bengkulu tahun 2019 pada beberapa OPD.

Ia juga menyebutkan bahwa rancangan APBD 2019, pendapatan sebesar Rp 1,2 triliun, terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 198 miliar, dan perimbangan sebesar Rp 946 miliar, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 54 miliar, dan belanja sebesar Rp 1,2 triliun terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 582 miliar, belanja langsung sebesar Rp 618 miliar.

“Sehingga prioritas plafon anggaran sementara APBD tahun anggaran 2019 antara pendapatan dengan belanja sama besarnya (balance),” ujarnya.

Suimi juga menyampaikan beberapa catatan terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) yakni TAPD agar melakukan koordinasi dan komunikasi yang lebih instens, sehingga ada kesamaan persepsi dan sinkronisasi terhadap usulan kegiatan dan penggunaan anggaran. Lalu realisasi target PAD Kota Bengkulu tahun anggaran 2019 tidak boleh lebih kecil atau kurang dari target pendapatan pada tahun-tahun sebelumnya.

Kemudian lanjut Suimi, Pemkot agar lebih berani melakukan inovasi dalam mencari sumber-sumber yang berpotensi untuk meningkatkan PAD. “Dan perlunya dibuat payung hukum terlebih dahulu sebelum menjalankan kebijakan yang bersifat strategis dan berdampak luas terhadap masyarakat. Dan penggunaan anggaran agar tepat sasaran dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” paparnya.

Dalam rapat paripurna kemarin, dipimpin Ketua DPRD Kota Baidari Citra Dewi didampingi Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain, SE. Dhadir juga Wakil Walikota (Wawali) Dedy Wahyudi, SE, MM. Serta dihadiri pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. (new)

Rancangan APBD Kota 2019

 

I Pendapatan: Rp 1,2 Triliun

– Pendapatan Asli Daerah                               : Rp 198 miliar

– Dana Perimbangan                                        : Rp 956 Miliar

– Lain-lain pendapatan yang sah                     : Rp 54,8 miliar

 

II Belanja: Rp 1,2 Triliun

– Belanja Tidak Langsung                               : Rp 582 miliar

– Belanja Langsung                                         : Rp 618 miliar

 

III Pembiayaan Daerah

– Penerimaan Pembiayaan Daerah                   : Rp 12 miliar

– Pengeluaran Pembiayaan Daerah                  : Rp 12 miliar

Baca Juga ...

Tangkal Radikalisme

BENGKULU – Dalam pemberantasan ancaman radikalisme, Bhabinkamtibmas dan RT menjadi ujung tombak pendeteksi dini ancaman ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.