Kamis , 13 Desember 2018
Home / METROPOLIS / Tanpa Izin, Octopuss SPA Bebas Beroperasi

Tanpa Izin, Octopuss SPA Bebas Beroperasi

BENGKULU – Walau belum mengantongi izin usaha dan sempat disidak beberapa waktu lalu oleh petugas gabungan, nyatanya tidak membuat usaha Octopuss SPA berhenti beroperasi. Dengan dalih perizinan sedang diurus, manajemen usaha pijat tersebut tetap nekat membuka layanan di lantai I Mega Mall.

Penelusuran RB kemarin siang, masih terlihat aktifitas di Octopuss SPA yang berjalan seperti biasanya. Bahkan, sempat terlihat beberapa tamu yang datang, dan menghampiri meja resepsionis. Usai memesan tempat, selanjutnya tamu tersebut diantar oleh karyawan Octopuss SPA ke salah satu ruangan.

Sementara itu, salah seorang karyawan Octopuss SPA yang berbincang dengan RB kemarin mengaku, meskipun sempat dirazia oleh Satpol PP dan DPMPTSP Kota Bengkulu, namun aktivitas usaha pijat itu tidak ada yangberubah. Bahkan, jumlah pelanggan yang datang pun  tidak mengalami penurunan. Pelanggan pun sama sekali tidak merasa cemas datang ke Octopuss SPA.

“Kemarin itu memang ada dari dinas apa itu, menanyakan surat izin tapi tidak mempengaruhi kami untuk tetap beroperasi,” ujar karyawan yang menolak menyebutkan namanya.

Terkait hal ini, Anggota DPRD Kota Bengkulu Saur Manalu mengatakan, Satpol PP harus bertindak tegas. Octopuss SPA yang sudah jelas tidak memiliki izin, harus ditertibkan, jangan dibiarkan dengan dalih apapun. “Jenis usaha apapun itu kalau tidak ada surat izinnya Satpol PP harus tertibkan. Apalagi yang diduga berbau maksiat, Octopuss harus ditertibkan,” tegas Manalu.

Sementara itu Kepala DPMPTSP Kota Bengkulu Tony Harisman saat dikonfirmasi menegaskan, sampai kemarin pihak Octupuss belum ada yang datang ke DPMPTSP untuk mengurus surat izin usaha. “Belum ada mereka mengurus surat izin usahanya sampai hari ini, meskipun mereka urus juga belum tentu kami akan berikan izin usahanya,” katanya.(tek)

Baca Juga ...

Tangkal Radikalisme

BENGKULU – Dalam pemberantasan ancaman radikalisme, Bhabinkamtibmas dan RT menjadi ujung tombak pendeteksi dini ancaman ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.