Rabu , 22 Mei 2019
Home / Daerah / Mukomuko / 10 Desa Stop BAB Sembarangan

10 Desa Stop BAB Sembarangan

PENARIK – Sebanyak 10 desa di lima kecamatan mendeklarasikan gerakan stop buang air besar sembarangan (SBABS).  Serta gerakan masyarakat hidup sehat (germas). Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik, dihadiri Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH, Sekda Drs. H. Marjohan, Ketua TP PKK Ny. Nana Choirul Huda, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jun Harto, SKM dan sejumlah pejabat eselon II dan III Pemkab Mukomuko.

PERI/RB DEKLARASI: Bupati menghadiri deklarasi SBABS yang dilakukan oleh 10 desa.

 Sedangkan masyarakat yang hadir bersama pejabat desa mencapai 100 orang lebih.  Desa yang mendeklarasikan SBABS, yakni Sumber Sari, Pondok Lunang, Air Kasai dan Dusun Baru V Koto Kecamatan Air Dikit. Kemudian Desa Banjar Sari Kecamatan Sungai Rumbai, Desa Tunggal Jaya dan Desa Karang Jaya Kecamatan Teras Terunjam.

 “Selain itu, Kelurahan Pasar Mukomuko Kecamatan Kota Mukomuko, Desa Marga Mulya Sakti dan Lubuk Mukti Kecamatan Penarik. Sebelumnya sudah ada dua desa, yaitu Desa Pasar Ipuh dan Tanjung Jaya Kecamatan Ipuh. Jadi total 12, kalau digabung dengan yang sebelumnya,” terang Jun.

 Diungkap Jun, masih banyak warga yang buang air besar sembarangan. Terutama warga yang tinggal dekat pinggir sungai. Diharapkan pemerintah desa membantu masyarakat membuat jamban sehat permanen. Sehingga terhindar dari diare dan hepatitis.

  “Galakkan Germas. Sehat sangat penting bagi kita semua. Menjaga kesehatan, mengurangi beban pemerintah,” pungkas Jun.

 Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH menyampaikan, inti dari kegiatan yang dilakukan pemerintah. Untuk meningkatkan kualitas hidup masyaraat, dengan hidup sehat. “Kalau masyarakat sakit, Pak Kades yang susah. Kalau tidak dia tidak punya mobil, tentu Pak Kades yang antar. Kalau dia punya mobil, paling tidak kades harus menjenguk ke rumah sakit. Kalau masyarakat sehat, pak kadesnya juga nyaman,” sampai Bupati.

 Dalam kesempatan itu bupati menyerahkan penghargaan kepada 10 desa yang berkomitmen mewujudkan SBABS dan germas. Tidak hanya itu, bupati didampingi Ketua TP PKK dan sekda beserta istri turut membubuhkan tanda tangan di lembar komitmen bersama yang dinyatakan lima kecamatan. Yakni Kecamatan Penarik, Kota Mukomuko, Sungai Rumbai, Air Dikit dan Teras Terunjam.(hue)

Berita Lainnya

Bupati: Hindarilah Ajakan People Power

MUKOMUKO –Menyikapi gencarnya isu gerakan people power, disikapi serius Bupati Mukomuko H Choirul Huda, SH. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!