Jumat , 22 Maret 2019
Home / Borgol / Akui Curi Bayi untuk Dijual

Akui Curi Bayi untuk Dijual

EKI/RB
DIGIRING: Tersangka penculik bayi (berkaos) saat digiring Polwan sesaat akan dimasukkan ke dalam sel.

BENGKULU – Tersangka kasus pencurian anak (bayi), yakni Santika (39), IRT warga Jalan Akasia RT 19 Kelurahan Pagar Dewa akhirnya mengaku kalau niatnya mencuri bayi milik warga Kelurahan Panorama untuk dijual di Provinsi Lampung. Sebelumnya tersangka berkilah dengan alasan membawa kabur bayi tersebut karena takut dengan suami siri nya.

Kemarin (22/12) ia mengakui perbuatannya itu saat dihadirkan oleh Kasat Reskrim Polres bengkulu AKP. Indramawan Kusuma, S.IK di hadapan wartawan. Pengakuan tersangka, ia juga mempunyai anak di Lampung yang usianya sama dengan bayi yang dicurinya itu. Ia mau menjual bayi itu karena butuh uang untuk biaya berobat anaknya yang sedang sakit di Lampung.

“Anak saya di Lampung juga masih bayi, dia sedang sakit demam tapi saya tidak punya uang untuk biaya berobatnya. Bayi ini (bayi korban, red) mau saya jual tapi belum ada yang mau beli, tidak ada yang pesan. Saya sendiri belum tahu mau jual berapa. Rencananya kalau tidak ada yang mau beli (tidak laku, red), mau saya kembalikan lagi kepada orangtuanya,” tutur Akasia.

Padahal keterangan tersangka sebelumnya alasan dia membawa kabur bayi korban karena ia takut dengan suami sirinya di Bengkulu yang menanyakan keberadaan anak mereka. Dimana tersangka mengatakan bahwa suami sirinya ingin tersangka menyerahkan bayi mereka yang umurnya hampir sama dengan umur bayi korban.

Kapolres Bengkulu AKBP. Prianggodo Heru Kunprasetyo, SH, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP. Indramawan Kusuma, S.IK menerangkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan terdadap korban, saksi dan tersangka bahwa benar bayi korban mau dijual oleh tersangka ke Lampung.

“Bayi itu milik korban Yusnani, warga Jalan Merapi VII RT 29 RW 2 Kelurahan Panorama. Dicuri oleh tersangka Rabu (12/12) pukul 08.00 WIB dan dibawa ke Provinsi Lampung. Setelah koordinasi dengan Polres Lampung Utara, tersangka berhasil ditangkap dan saya bersama anggota langsun gmenjemput tersangka dan si bayi ke Lampung,” terang Indramawan.

Dikatakan Indramawan, tersangka dijerat pasal yang disangkakan pasal 83 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak diancam hukuman 15 tahun penjara.(tew)

Berita Lainnya

Pasal Bela Teman, Evi Tamala Disabet Samurai

BENGKULU – Seorang pemuda, Evi Tamala (23) warga Jalan Sumbawa RT 11 Kelurahan Sukamerindu babak ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *