Wednesday , 23 January 2019
Home / Borgol / Gasak Mobil di Banyak TKP

Gasak Mobil di Banyak TKP

EKI/RB
BANDIT: Inilah bandit spesialis pencurian mobil (curanbil) yang berhasil ditangkap oleh anggota Polres Bengkulu setelah dilumpuhkan dnegan timah panas.

BENGKULU – Empat komplotan bandit pencurian mobil yang semuanya ditembak oleh anggota Polres Bengkulu belum mau terbuka terkait berapa kali mereka beraksi menggasak mobil di Kota Bengkulu. Namun penyidik curiga kalau tersangka ini merupakan sindikat spesialis pencurian mobil L300 yang sudah sering beraksi di banyak TKP.

Kapolres Bengkulu, AKBP. Prianggodo Heru Kunprasetyo, SH, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP. Indramawan Kusuma, S.IK mengatakan anggota masih mengembangkan kasus tersebut karena diduga para tersangka sudah beraksi di puluhan TKP. Ini disampaikannya saat menggelar ekspose tentang kronologis penangkapan keempat tersangka, kemarin (22/12).

“Kalau dilihat dari alat-alat yang digunakan ada banyak kunci T dan ada juga mobil Avanza yang saat ini diamankan oleh Polda, memang indikasinya mereka adalah sindikat pencurian mobil. Masih kita kembangkan lagi agar bisa mengembangkan kasus-kasus yang lain karena berdasarkan informasinya juga ada beberapa TKP lain di polres wilayah Polda Bengkulu yang diduga pelakunya mereka-mereka ini juga,” ujar Indramawan.

Keempat tersangka masing-masing Kemas Irfan (32), Trimiko (23), Carles (26), Auri (39), semuanya warga asal Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan. Para tersangka bekerjasama mencuri 1 unit mobil Mitsubishi L300 jenis pikap warna hitam BD 9904 AR di Jalan Sadang Raya RT 1 RW 1 Kelurahan Lingkar Barat, Jumat (21/12).

“Tersangka yang pertama kali ditangkap adalah Trimiko, ditangkap oleh anggota Polsek Karang Tinggi di Kabupaten Benteng sedangkan 3 tersangka lainnya sempat kabur. Polsek Karang Tinggi koordinasi dengan kita (Polres kota) yang langsung mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap 3 tersangka lainnya hingga berhasil ditangkap setelah dilumpuhkan,” terang Indramawan.

Modusnya, lanjut Indramawan keempat tersangka pergi dari Kabupaten Empat Lawang ke Kota Bengkulu menggunakan mobil yang dikendarai oleh tersangka Miko. Saat melintas di TKP, yakni di jalan Sadang, tersangka Irfan melihat mobil L300 terparkir di garasi. Selanjutnya tersangka Miko memarkirkan mobil dengan jarak 20 meter dari TKP.

Kemudian tersangka Irfan turun dan langsung mendekati mobil, membuka pintu kiri mobil dengan paksa menggunakan kunci T. Setelah berhasil masuk ke dalam mobil, ia juga merusak kontak mobil menggunakan kunci T. Selanjutnya tersangka Irfan turun dan Carles naik ke dalam mobil.

Lalu Irfan dan Auri mendorong mobil dari belakang. Setelah mesin mobil hidup mereka kabur ke arah Bengkulu Tengah. “Posisinya tersangka Carles Carles yang mengendarai mobil L300 sedangkan 3 tersangka lainnya mengikuti dari belakang menggunakan mobil yang mereka bawa dari Empat Lawang. Para tersangka dijerat pasal 363 ayat (1) dan (2) KUHP dengan pidana ancaman 9 tahun penjara,” demikian Indramawan. (tew)

Berita Lainnya

Kejari Terima Pengembalian Kerugian Negara Akibat Korupsi Beban Kerja Rp 500 Juta

BENGKULU – Salah satu terdakwa kasus korupsi dana Beban Kerja (BK) di Pemkot Bengkulu Ihsanul ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *