Senin , 19 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / KPHL jadi Saksi, Penjual Kayu Keruing Diburu

KPHL jadi Saksi, Penjual Kayu Keruing Diburu

YUNIKE/RB
SAKSI AHLI: Kanit Tipidter Ipda Gunawan saat minta keterangan dari saksi ahli KHPL BS, Sabtu (22/12).

KOTA MANNA – Warga Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim Us (40) terancam kurungan 5 tahun penjara karena beli kayu keruing diduga dari Hutan Lindung (HL) Bukit Rikki Kecamatan Air Nipis. Sementara sang penjual kayu masih dalam pengejaran polisi.

Kapolres BS AKBP Rudi Purnomo, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Enggarsah Alimbaldi, SH, S.IK didampingi Kanit Tipidter Ipda Gunawan menerangkan status Us dari terduga dinaikkan jadi tersangka. Berdasarkan bukti yang ada sudah cukup untuk menjerat Us melalui pasal 83 Undang-Undang (UU) Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Dengan ancaman pidana kurungan penjara 5 tahun.

“Pengakuan tsk Us dia beli dari penjual sekaligus tukang tebangnya dekat hutan. Penjualnya ini masih DPO, warga BS juga. Pemiliknya tsk Us sudah kita tahan,” kata Kanit.

Sesuai keterangan saksi ahli dari Kesatuan Pengelola Hutan Lindung (KPHL) BS, kayu keruing kelompok meranti ini memiliki 2 ukuran dengan total 1,2 kubik lebih. Meliputi ukuran 5 cm x 10 cm x 400 cm sebanyak 49 keping dan ukuran 6 cm x 12 cm x 400 cm sebanyak 9 keping. Sehingga totalnya ada 58 keping kayu olahan. Us juga ditetapkan sebagai tersangka karena tidak memiliki dokumen perizinan termasuk pengangkutan. “Kita juga sudah minta keterangan dari saksi ahli. Setelah berkas pemeriksaan tuntas, segera kasus ini kita limpahkan ke jaksa,” demikian Kanit.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 1,2 kubik kayu keruing diduga dari aksi illegal logging berhasil diamankan di Mapolres BS berkat kerjas ama unit tindak pidana tipiter Satreskrim Polres BS dengan KPHL BS, Selasa  (18/12) sekitar pukul 23.35 WIB di jalan raya Desa Kota Agung, Kecamatan Seginim. Saat itu kayu diangkut menggunakan mobil pik up Suzuki Futura BD 9986 BD. Tidak mampu menunjukkan dokumen kepemilikan, mobil, muatan dan sopirnya langsung dibawa ke Mapolres BS.(key)

Berita Lainnya

Pejabat Harus Peka Keluhan Masyarakat

KOTA MANNA – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE, MM, minta pada pejabat di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!