Jumat , 22 Maret 2019
Home / Breaking News / Satu Warga Kepahiang Jadi Korban Tsunami Banten

Satu Warga Kepahiang Jadi Korban Tsunami Banten

Foto Almarhumah Mega Yuliana semasa hidup. (sumber facebook Mega Yuliana/RB)

KEPAHIANG – Gelombang pasang tsunami yang melanda Provinsi Banten dan Lampung,  Sabtu (22/12) pukul 21.27 WIB mengakibatkan cukup banyak korban berjatuhan. Salah satunya Mega Yuliana (32), pegawai PT. PLN Persero di Provinsi Banten yang merupakan warga Kabupaten Kepahiang.

Mega merupakan warga jalan Dua Jalur Kelurahan Durian Depun Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang. Alumni SMAN 2 Curup ini diinformasikan hilang terseret arus tsunami yang menghantam rumahnya. Bahkan hingga berita ini diturunkan, jasad ibu satu anak ini masih dalam proses pencarian.

Saat RB mencoba menyambangi rumah orang tua Mega yakni Sunarti (63) di Kelurahan Durian Depun. Rumah bercat hijau tersebut tampak kosong. Informasi dari tetangga, pasca mendapatkan kabar duka tersebut, orang tua beserta kakak korban langsung berangkat ke Banten untuk mengetahui keadaan korban dan keluarganya.

“Ya kami dengar anak ibu Sunarti jadi korban tsunami. Padahal tadi pagi keluarga ini tengah bersiap hendak hantaran anak bungsunya (adik korban, red) hendak menikah di Bengkulu Utara. Namun setelah dapat informasi ini, keluarga ibu Sunarti pun langsung berangkat ke Jawa,” terang Zainal, tetangga korban. (sly)

Berita Lainnya

Masih Banyak Wajib Pajak Belum Laporkan SPT

CURUP –  Jelang batas akhir masa penyampaian , masih banyak wajib pajak (WP) belum melaporkan SPT ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *