Rabu , 11 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Awasi Kondisi Laut

Awasi Kondisi Laut

ARGA MAKMUR – Gelombang tinggi yang disinyalir sebagai tsunami di Provinsi Banten, Sabtu (22/12) lalu tentunya menjadi pelajaran di Bengkulu Utara (BU). Apalagi di BU pernah terjadi tsunami kecil 2006 lalu, persisnya di Desa Serangai, Kecamatan Batik Nau. Tsunami kala itu sempat merusak pemukiman warga meskipun tak ada korban jiwa.

Terkait hal itu, Camat Batik Nau, Suryadi, S.STP berharap bencana itu tidak terjadi di BU. Masyarakat juga terus mengawasi kondisi air laut yang sejak Sabtu (22/12) lalu masih stabil dan arus laut tidak terlihat meninggi di sepanjang Kecamatan Batik Nau.

“Kita berharap tidak ada bencana yang terjadi di  BU, khususnya Batik Nau,” kata Camat, kemarin (23/12).

Di Batik Nau sendiri setidaknya ada tiga desa yang berbatasan langsung dengan bibir laut. Meskipun diantara mereka dipisahnya dengan tebing tinggi sekitar 15 meter.

Disisi lain, Camat Lais, Heri Sulfana juga menuturkan jika kondisi air laut di Pantai Lais masih stabil. Masyarakat juga tidak panik dengan apa yang terjadi di Banten dan Lampung. Apalagi di BU memang sama sekali tidak terjadi gempa bumi sejak Sabtu (22/12) lalu.

“Biasanya masyarakat panik jika terjadi gempa. Namun kita berharap itu tidak terjadi,” pungkas Heri. (qia)

Berita Lainnya

Amankan Pelaku Mesum

ARGA MAKMUR – Polres Bengkulu Utara menangkap dua pria karena kasus persetubuhan dengan anak di ...

error: Content is protected !!